Tugas TIK 1 (Pengertian, Sejarah dan Manfaat Internet)

Pengertian Internet

Internet (kependekan dari interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini dinamakan internetworking (“antarjaringan”).

Sejarah Internet

Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.

Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.

Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

Manfaat Internet Secara Umum

Pada umumnya Internet digunakan untuk bisa terhubung dengan jaringan komputer di seluruh dunia dan sebagai media komunikasi. Kegunaan Internet Internet mempunyai banyak kegunaan yang menguntungkan dalam berbagai bidang(bisnis, akademis, pemerintahan, organisasi, dsb) antara lain :

  1. Informasi yang didapatkan lebih cepat dan murah dengan menggunakan berbagai aplikasi antara lain :   email, NewsGroup, www, FTP. Dll
  2. Mengurangi biaya kertas dan biaya distribusi, contoh : koran, majalah dan brosur.
  3. Sebagai media promosi, contoh : pengenalan dan pemesanan produk.
  4. Komunikasi interaktif, meliputi : email, dukungan pelanggan dengan www, video,conferencing, internet relay chat, internet phone.
  5. Sebagai alat untuk research dan development.
  6. Pertukaran data 

Internet sebagai Media Komunikasi
Beberapa fenomena dan kelebihan internet sebagai media informasi dan komunikasi dibandingkan dengan media lain, Informasi yang didapatkan lebih mudah, cepat dan murah dengan jangkauan global. Hal ini didukung dengan fakta bahwa untuk menjangkau pengguna sebanyak 60 juta orang :

  • Butuh 30 tahun untuk radio
  • Butuh 15 tahun untuk televisi, dan 
  • Hanya Butuh 3 tahun untuk web dengan aplikasi: mail,WWW, NewsGroup FTP Gopher dan lain-lain 

Kalau dilihat dari fakta demikian, tentu Kegunaan Internet semakin berkembang dalam memenuhi tuntutan para penggunanya yang mencakup media online, transportasi, transaksi, dan lain sebagainya.

Setelah membaca dan memahami tentang pengertian internet secara umum dan kegunaannya, kita mulai sedikit bisa memahami juga bagaimana pentingnya internet sehingga bisa bermanfaat ataupun dimanfaatkan demi memenuhi kepentingan sehari-hari. Kemanfaatan yang diperoleh dari Internet secara umum bisa dikategorikan dalam hal kemanfaatannya dari sisi :

#Pendidikan
Memperluas Wawasan dan Ilmu pengetahuan
Sebagai sumber tambahan Pelajaran Yang belum di mengerti di Sekolah
Melatih Siswa Supaya Mengetahui Cara-cara Penggunaan Komputer
Sebagai Sarana Komunikasi

#Perdagangan / Bisnis Online
Mempermudah melakukan transaksi jika antara penjual dan pembeli berada di wilayah yang berbeda.
Bisa menghemat waktu ataupun biaya transportasi
Bisa memasarkan produk secara luas ke berbagai wilayah yang akan dituju.

#Pemerintahan
Akan adanya transparansi kinerja pemerintahan selama melaksanakan program kerjanya.
Lebih memudahkan menjalin komunikasi dengan masyarakat secara luas
Lebih mudah memberi informasi segala hal

#Masyarakat pada umumnya.
Internet sebagai sumber informasi tentang hal apapun tentu akan sangat membantu kehidupan masyarakat Keberadaan internet bisa mempermudah atau mempercepat suatu pekerjaan
Dalam hal pergaulan, internet juga punya peranan yang sangat besar. Banyaknya forum dan jejaring sosial saat ini yang bisa membantu siapa saja untuk menambah pergaulan
Bisa menjalankan sebuah bisnis melalui media internet

naah sangat bermanfaat bukan jika kita bisa memahami pengertian internet manfaat dan kegunaan internet secara umum.  Diharapkan kita bisa lebih banyak mendapatkan wawasan dengan cara memanfaatkan internet secara baik. Diharapkan juga menjadi argument ketika ada orang awam berpandangan negatif tentang keberadaan internet. Sebab tidak semua yang menggunakan internet adalah berpengaruh negatif.

Internet pada saat ini

Representasi grafis dari jaringan WWW (hanya 0.0001% saja).

Internet dijaga oleh perjanjian bilateral atau multilateral dan spesifikasi teknikal (protokol yang menerangkan tentang perpindahan data antara rangkaian). Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan perbincangan Internet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan ini mengeluarkan dokumen yang dikenali sebagai RFC (Request for Comments). Sebagian dari RFC dijadikan Standar Internet (Internet Standard), oleh Badan Arsitektur Internet (Internet Architecture Board – IAB). Protokol-protokol Internet yang sering digunakan adalah seperti, IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP, dan SSL.

Beberapa layanan populer di Internet yang menggunakan protokol di atas, ialah email/surat elektronik, Usenet, Newsgroup, berbagi berkas (File Sharing), WWW (World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS, finger, IRC, MUD, dan MUSH. Di antara semua ini, email/surat elektronik dan World Wide Web lebih kerap digunakan, dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya, seperti milis (Mailing List) dan Weblog. Internet memungkinkan adanya servis terkini (Real-time service), seperti web radio, dan webcast, yang dapat diakses di seluruh dunia. Selain itu melalui Internet dimungkinkan untuk berkomunikasi secara langsung antara dua pengguna atau lebih melalui program pengirim pesan instan seperti Camfrog, Pidgin (Gaim), Trilian, Kopete, Yahoo! Messenger, MSN Messenger Windows Live Messenger, Twitter,Facebook dan lain sebagainya.

Beberapa servis Internet populer yang berdasarkan sistem tertutup (Proprietary System), adalah seperti IRC, ICQ, AIM, CDDB, dan Gnutella.

Budaya Internet

Jumlah pengguna Internet yang besar dan semakin berkembang, telah mewujudkan budaya Internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan dunia. Dengan hanya berpandukan mesin pencari seperti Google, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses Internet yang mudah atas bermacam-macam informasi. Dibanding dengan buku dan perpustakaan, Internet melambangkan penyebaran(decentralization) / pengetahuan (knowledge) informasi dan data secara ekstrem.

Perkembangan Internet juga telah memengaruhi perkembangan ekonomi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet. Transaksi melalui Internet ini dikenal dengan nama e-commerce.

Terkait dengan pemerintahan, Internet juga memicu tumbuhnya transparansi pelaksanaan pemerintahan melalui e-government seperti di kabupaten Sragen yang mana ternyata berhasil memberikan peningkatan pemasukan daerah dengan memanfaatkan Internet untuk transparansi pengelolaan dana masyarakat dan pemangkasan jalur birokrasi, sehingga warga di daerah terebut sangat di untungkan demikian para pegawai negeri sipil dapat pula di tingkatkan kesejahterannya karena pemasukan daerah meningkat tajam.

Tata tertib Internet

Sama seperti halnya sebuah komunitas, Internet juga mempunyai tata tertib tertentu, yang dikenal dengan nama Nettiquette atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah netiket.

Untuk di Indonesia selain tata tertib sosial di Internet juga diberlakukan peraturan (UU ITE).

Isu moral dan undang-undang

Terdapat kebimbangan masyarakat tentang Internet yang berpuncak pada beberapa bahan kontroversi di dalamnya. Pelanggaran hak cipta, pornografi, pencurian identitas, dan pernyataan kebencian (hate speech), adalah biasa dan sulit dijaga. Hingga tahun 2007, Indonesia masih belum memiliki Cyberlaw, padahal draft akademis RUU Cyberlaw sudah dibahas sejak tahun 2000 oleh Ditjen Postel dan Deperindag. UU yang masih ada kaitannya dengan teknologi informasi dan telekomunikasi adalah UU Telekomunikasi tahun 1999.

Internet juga disalahkan oleh sebagian orang karena dianggap menjadi sebab kematian. Brandon Vedas meninggal dunia akibat pemakaian narkotik yang melampaui batas dengan semangat dari teman-teman chatting IRCnya. Shawn Woolley bunuh diri karena ketagihan dengan permainan online, Everquest. Brandes ditikam bunuh, dan dimakan oleh Armin Meiwes setelah menjawab iklan dalam Internet.

Akses Internet

Anak-anak sedang menggunakan komputer untuk mengakses Internet.

Negara dengan akses Internet yang terbaik termasuk Korea Selatan (50% daripada penduduknya mempunyai akses jalurlebar – Broadband), dan Swedia. Terdapat dua bentuk akses Internet yang umum, yaitu dial-up, dan jalurlebar. Di Indonesia, seperti negara berkembang dimana akses Internet dan penetrasi PC sudah cukup tinggi dengan didukungnya Internet murah dan netbook murah, hanya saja di Indonesia operator kurang adil dalam menentukan harga dan bahkan ada salah satu operator yang sengaja membuat “jebakan” agar pengguna Internet tersebut membayar lebih mahal. Lainnya sekitar 42% dari akses Internet melalui fasilitas Public Internet Access seperti warnet , cybercafe, hotspot dll. Tempat umum lainnya yang sering dipakai untuk akses Internet adalah di kampus dan di kantor.

Disamping menggunakan PC (Personal Computer), kita juga dapat mengakses Internet melalui Handphone (HP) menggunakan fasilitas yang disebut GPRS (General Packet Radio Service). GPRS merupakan salah satu standar komunikasi wireless (nirkabel) yang memiliki kecepatan koneksi 115 kbps dan mendukung aplikasi yang lebih luas (grafis dan multimedia). Teknologi GPRS dapat diakses yang mendukung fasilitas tersebut. Pengaturan GPRS pada ponsel tergantung dari operator yang digunakan. Biaya akses Internet dihitung melalui besarnya kapasitas (per-kilobyte) yang diunduh.

Penggunaan Internet di tempat umum

Internet juga semakin banyak digunakan di tempat umum. Beberapa tempat umum yang menyediakan layanan Internet termasuk perpustakaan, dan Internet cafe/warnet (juga disebut Cyber Cafe). Terdapat juga tempat awam yang menyediakan pusat akses Internet, seperti Internet Kiosk, Public access Terminal, dan Telepon web.

Terdapat juga toko-toko yang menyediakan akses wi-fi, seperti Wifi-cafe. Pengguna hanya perlu membawa laptop (notebook), atau PDA, yang mempunyai kemampuan wifi untuk mendapatkan akses Internet.

Tokoh-tokoh Internet

BIOLOGI Kelas XI Semester 1

SEMESTER I
 
Bab I Struktur dan Fungsi Sel

BIOLOGI SEL (STRUKTUR DAN FUNGSI SEL)

 

    Biologi sel adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang sel. Sel sendiri adalah kesatuan structural dan fungsional makhluk hidup

Teori-teori tentang sel

– Robert Hooke (Inggris, 1665) meneliti sayatan gabus di bawah mikroskop. Hasil pengamatannya ditemukan rongga-rongga yang disebut sel (cellula)
– Hanstein (1880) menyatakan bahwa sel tidak hanya berarti cytos (tempat yang berongga), tetapi juga berarti cella (kantong yang berisi)
– Felix Durjadin (Prancis, 1835) meneliti beberapa jenis sel hidup dan menemukan isi dalam, rongga sel tersebut yang penyusunnya disebut “Sarcode”
– Johanes Purkinje (1787-1869) mengadakan perubahan nama Sarcode menjadi Protoplasma
– Matthias Schleiden (ahli botani) dan Theodore Schwann (ahli zoologi) tahun 1838 menemukan adanya kesamaan yang terdapat pada struktur jaringan tumbuhan dan hewan. Mereka mengajukan konsep bahwa makhluk hidup terdiri atas sel . konsep yang diajukan tersebut menunjukkan bahwa sel merupakan satuan structural makhluk hidup.
– Robert Brown (Scotlandia, 1831) menemukan benda kecil yang melayang-layang pada protoplasma yaitu inti (nucleus)
– Max Shultze (1825-1874) ahli anatomi menyatakan sel merupakan kesatuan fungsional makhluk hidup
– Rudolf Virchow (1858) menyatakan bahwa setiap cel berasal dari cel sebelumnya (omnis celulla ex celulla)

Macam Sel Berdasarkan Keadaan Inti

a. sel prokarion, sel yang intinya tidak memiliki membran, materi inti tersebar dalam sitoplasma (sel yang memiliki satu system membran. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah bakteri dan alga biru
b. sel eukarion, sel yang intinya memiliki membran. Materi inti dibatasi oleh satu system membran terpisah dari sitoplasma. Yang termasuk kelompok ini adalah semua makhluk hidup kecuali bakteri dan alga biru
Struktur sel prokariotik lebih sederhana dibandingkan struktur sel eukariotik. Akan tetapi, sel prokariotik mempunyai ribosom (tempat protein dibentuk) yang sangat banyak. Sel prokariotik dan sel eukariotik memiliki beberapa perbedaan sebagai berikut :

Sel Prokariotik
– Tidak memiliki inti sel yang jelas karena tidak memiliki membran inti sel yang dinamakan nucleoid
– Organel-organelnya tidak dibatasi membran
– Membran sel tersusun atas senyawa peptidoglikan
– Diameter sel antara 1-10mm
– Mengandung 4 subunit RNA polymerase
– Susunan kromosomnya sirkuler

Sel Eukariotik
– Memiliki inti sel yang dibatasi oleh membran inti dan dinamakan nucleus
– Organel-organelnya dibatasi membran
– Membran selnya tersusun atas fosfolipid
– Diameter selnya antara 10-100mm
– Mengandungbanyak subunit RNA polymerase
– Susunan kromosomnya linier

Macam Sel Berdasarkan Keadaan Kromosom dan Fungsinya

a. Sel Somatis, sel yang menyusun tubuh dan bersifat diploid
b. Sel Germinal. sel kelamin yang berfungsi untuk reproduksi dan bersifat haploid

Bagian-bagian Sel

– Bagian hidup(komponen protoplasma), terdiri atas inti dan sitoplasma termasuk cairan dan struktur sel seperti : mitokondria, badan golgi, dll
– Bagian mati (inklusio), terdiri atas dinding sel dan isi vakuola

mari kita bahas masing-masing bagian satu per satu

a Dinding sel

Dinding sel hanya terdapat pada sel tumbuhan. Dinding sel terdiri daripada selulosa yang kuat yang dapat memberikan sokongan, perlindungan, dan untuk mengekalkan bentuk sel. Terdapat liang pada dinding sel untuk membenarkan pertukaran bahan di luar dengan bahan di dalam sel.
Dinding sel juga berfungsi untuk menyokong tumbuhan yang tidak berkayu.

Dinding sel terdiri dari Selulosa (sebagian besar), hemiselulosa, pektin, lignin, kitin, garam karbonat dan silikat dari Ca dan Mg.

b. Membran Plasma

Membran sel merupakan lapisan yang melindungi inti sel dan sitoplasma. Membran sel membungkus organel-organel dalam sel. Membran sel juga merupakan alat transportasi bagi sel yaitu tempat masuk dan keluarnya zat-zat yang dibutuhkan dan tidak dibutuhkan oleh sel. Struktur membran ialah dua lapis lipid (lipid bilayer) dan memiliki permeabilitas tertentu sehingga tidak semua molekul dapat melalui membran sel.

Struktur membran sel yaitu model mozaik fluida yang dikemukakan oleh Singer dan Nicholson pada tahun 1972. Pada teori mozaik fluida membran merupakan 2 lapisan lemak dalam bentuk fluida dengan molekul lipid yang dapat berpindah secara lateral di sepanjang lapisan membran. Protein membran tersusun secara tidak beraturan yang menembus lapisan lemak. Jadi dapat dikatakan membran sel sebagai struktur yang dinamis dimana komponen-komponennya bebas bergerak dan dapat terikat bersama dalam berbagai bentuk interaksi semipermanen Komponen penyusun membran sel antara lain adalah phosfolipids, protein, oligosakarida, glikolipid, dan kolesterol.

Salah satu fungsi dari membran sel adalah sebagai lalu lintas molekul dan ion secara dua arah. Molekul yang dapat melewati membran sel antara lain ialah molekul hidrofobik (CO2, O2), dan molekul polar yang sangat kecil (air, etanol). Sementara itu, molekul lainnya seperti molekul polar dengan ukuran besar (glukosa), ion, dan substansi hidrofilik membutuhkan mekanisme khusus agar dapat masuk ke dalam sel.

Banyaknya molekul yang masuk dan keluar membran menyebabkan terciptanya lalu lintas membran. Lalu lintas membran digolongkan menjadi dua cara, yaitu dengan transpor pasif untuk molekul-molekul yang mampu melalui membran tanpa mekanisme khusus dan transpor aktif untuk molekul yang membutuhkan mekanisme khusus.

Transpor pasif

Transpor pasif merupakan suatu perpindahan molekul menuruni gradien konsentrasinya. Transpor pasif ini bersifat spontan. Difusi, osmosis, dan difusi terfasilitasi merupakan contoh dari transpor pasif. Difusi terjadi akibat gerak termal yang meningkatkan entropi atau ketidakteraturan sehingga menyebabkan campuran yang lebih acak. Difusi akan berlanjut selama respirasi seluler yang mengkonsumsi O2 masuk. Osmosis merupakan difusi pelarut melintasi membran selektif yang arah perpindahannya ditentukan oleh beda konsentrasi zat terlarut total (dari hipotonis ke hipertonis). Difusi terfasilitasi juga masih dianggap ke dalam transpor pasif karena zat terlarut berpindah menurut gradien konsentrasinya.

Contoh molekul yang berpindah dengan transpor pasif ialah air dan glukosa. Transpor pasif air dilakukan lipid bilayer dan transpor pasif glukosa terfasilitasi transporter. Ion polar berdifusi dengan bantuan protein transpor.

Transpor aktif

Transpor aktif merupakan kebalikan dari transpor pasif dan bersifat tidak spontan. Arah perpindahan dari transpor ini melawan gradien konsentrasi. Transpor aktif membutuhkan bantuan dari beberapa protein. Contoh protein yang terlibat dalam transpor aktif ialah channel protein dan carrier protein, serta ionophore.

Yang termasuk transpor aktif ialah coupled carriers, ATP driven pumps, dan light driven pumps. Dalam transpor menggunakan coupled carriers dikenal dua istilah, yaitu simporter dan antiporter. Simporter ialah suatu protein yang mentransportasikan kedua substrat searah, sedangkan antiporter mentransfer kedua substrat dengan arah berlawanan. ATP driven pump merupakan suatu siklus transpor Na+/K+ ATPase. Light driven pump umumnya ditemukan pada sel bakteri. Mekanisme ini membutuhkan energi cahaya dan contohnya terjadi pada Bakteriorhodopsin.

c. Mitokondria

Mitokondria adalah tempat di mana fungsi respirasi pada makhluk hidup berlangsung. Respirasi merupakan proses perombakan atau katabolisme untuk menghasilkan energi atau tenaga bagi berlangsungnya proses hidup. Dengan demikian, mitokondria adalah “pembangkit tenaga” bagi sel.

Mitokondria banyak terdapat pada sel yang memilki aktivitas metabolisme tinggi dan memerlukan banyak ATP dalam jumlah banyak, misalnya sel otot jantung. Jumlah dan bentuk mitokondria bisa berbeda-beda untuk setiap sel. Mitokondria berbentuk elips dengan diameter 0,5 µm dan panjang 0,5 – 1,0 µm. Struktur mitokondria terdiri dari empat bagian utama, yaitu membran luar, membran dalam, ruang antar membran, dan matriks yang terletak di bagian dalam membran [Cooper, 2000].

Membran luar terdiri dari protein dan lipid dengan perbandingan yang sama serta mengandung protein porin yang menyebabkan membran ini bersifat permeabel terhadap molekul-molekul kecil yang berukuran 6000 Dalton. Dalam hal ini, membran luar mitokondria menyerupai membran luar bakteri gram-negatif. Selain itu, membran luar juga mengandung enzim yang terlibat dalam biosintesis lipid dan enzim yang berperan dalam proses transpor lipid ke matriks untuk menjalani β-oksidasi menghasilkan Asetil KoA.

Membran dalam yang kurang permeabel dibandingkan membran luar terdiri dari 20% lipid dan 80% protein. Membran ini merupakan tempat utama pembentukan ATP. Luas permukaan ini meningkat sangat tinggi diakibatkan banyaknya lipatan yang menonjol ke dalam matriks, disebut krista [Lodish, 2001]. Stuktur krista ini meningkatkan luas permukaan membran dalam sehingga meningkatkan kemampuannya dalam memproduksi ATP. Membran dalam mengandung protein yang terlibat dalam reaksi fosforilasi oksidatif, ATP sintase yang berfungsi membentuk ATP pada matriks mitokondria, serta protein transpor yang mengatur keluar masuknya metabolit dari matriks melewati membran dalam.

Ruang antar membran yang terletak diantara membran luar dan membran dalam merupakan tempat berlangsungnya reaksi-reaksi yang penting bagi sel, seperti siklus Krebs, reaksi oksidasi asam amino, dan reaksi β-oksidasi asam lemak. Di dalam matriks mitokondria juga terdapat materi genetik, yang dikenal dengan DNA mitkondria (mtDNA), ribosom, ATP, ADP, fosfat inorganik serta ion-ion seperti magnesium, kalsium dan kalium

d. Lisosom

Lisosom adalah organel sel berupa kantong terikat membran yang berisi enzim hidrolitik yang berguna untuk mengontrol pencernaan intraseluler pada berbagai keadaan. Lisosom ditemukan pada tahun 1950 oleh Christian de Duve dan ditemukan pada semua sel eukariotik. Di dalamnya, organel ini memiliki 40 jenis enzim hidrolitik asam seperti protease, nuklease, glikosidase, lipase, fosfolipase, fosfatase, ataupun sulfatase. Semua enzim tersebut aktif pada pH 5. Fungsi utama lisosom adalah endositosis, fagositosis, dan autofagi.

– Endositosis ialah pemasukan makromolekul dari luar sel ke dalam sel melalui mekanisme endositosis, yang kemudian materi-materi ini akan dibawa ke vesikel kecil dan tidak beraturan, yang disebut endosom awal. Beberapa materi tersebut dipilah dan ada yang digunakan kembali (dibuang ke sitoplasma), yang tidak dibawa ke endosom lanjut. Di endosom lanjut, materi tersebut bertemu pertama kali dengan enzim hidrolitik. Di dalam endosom awal, pH sekitar 6. Terjadi penurunan pH (5) pada endosom lanjut sehingga terjadi pematangan dan membentuk lisosom.

– Proses autofagi digunakan untuk pembuangan dan degradasi bagian sel sendiri, seperti organel yang tidak berfungsi lagi. Mula-mula, bagian dari retikulum endoplasma kasar menyelubungi organel dan membentuk autofagosom. Setelah itu, autofagosom berfusi dengan enzim hidrolitik dari trans Golgi dan berkembang menjadi lisosom (atau endosom lanjut). Proses ini berguna pada sel hati, transformasi berudu menjadi katak, dan embrio manusia.

– Fagositosis merupakan proses pemasukan partikel berukuran besar dan mikroorganisme seperti bakteri dan virus ke dalam sel. Pertama, membran akan membungkus partikel atau mikroorganisme dan membentuk fagosom. Kemudian, fagosom akan berfusi dengan enzim hidrolitik dari trans Golgi dan berkembang menjadi lisosom (endosom lanjut).

e. Badan Golgi

Badan Golgi (disebut juga aparatus Golgi, kompleks Golgi atau diktiosom) adalah organel yang dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel, dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa. Organel ini terdapat hampir di semua sel eukariotik dan banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi, misalnya ginjal. Setiap sel hewan memiliki 10 hingga 20 badan Golgi, sedangkan sel tumbuhan memiliki hingga ratusan badan Golgi. Badan Golgi pada tumbuhan biasanya disebut diktiosom.

Badan Golgi ditemukan oleh seorang ahli histologi dan patologi berkebangsaan Italia yang bernama Camillo Golgi.

beberapa fungsi badan golgi antara lain :

1. Membentuk kantung (vesikula) untuk sekresi. Terjadi terutama pada sel-sel kelenjar kantung kecil tersebut, berisi enzim dan bahan-bahan lain.
2. Membentuk membran plasma. Kantung atau membran golgi sama seperti membran plasma. Kantung yang dilepaskan dapat menjadi bagian dari membran plasma.
3. Membentuk dinding sel tumbuhan
4. Fungsi lain ialah dapat membentuk akrosom pada spermatozoa yang berisi enzim untuk memecah dinding sel telur dan pembentukan lisosom.
5. Tempat untuk memodifikasi protein
6. Untuk menyortir dan memaket molekul-molekul untuk sekresi sel
7. Untuk membentuk lisosom

f. Retikulum Endoplasma

RETIKULUM ENDOPLASMA (RE) adalah organel yang dapat ditemukan di seluruh sel hewan eukariotik.

Retikulum endoplasma memiliki struktur yang menyerupai kantung berlapis-lapis. Kantung ini disebut cisternae. Fungsi retikulum endoplasma bervariasi, tergantung pada jenisnya. Retikulum Endoplasma (RE) merupakan labirin membran yang demikian banyak sehingga retikulum endoplasma melipiti separuh lebih dari total membran dalam sel-sel eukariotik. (kata endoplasmik berarti “di dalam sitoplasma” dan retikulum diturunkan dari bahasa latin yang berarti “jaringan”).

Ada tiga jenis retikulum endoplasma:
RE kasar Di permukaan RE kasar, terdapat bintik-bintik yang merupakan ribosom. Ribosom ini berperan dalam sintesis protein. Maka, fungsi utama RE kasar adalah sebagai tempat sintesis protein. RE halus Berbeda dari RE kasar, RE halus tidak memiliki bintik-bintik ribosom di permukaannya. RE halus berfungsi dalam beberapa proses metabolisme yaitu sintesis lipid, metabolisme karbohidrat dan konsentrasi kalsium, detoksifikasi obat-obatan, dan tempat melekatnya reseptor pada protein membran sel. RE sarkoplasmik RE sarkoplasmik adalah jenis khusus dari RE halus. RE sarkoplasmik ini ditemukan pada otot licin dan otot lurik. Yang membedakan RE sarkoplasmik dari RE halus adalah kandungan proteinnya. RE halus mensintesis molekul, sementara RE sarkoplasmik menyimpan dan memompa ion kalsium. RE sarkoplasmik berperan dalam pemicuan kontraksi otot.

g. Nukleus

Inti sel atau nukleus sel adalah organel yang ditemukan pada sel eukariotik. Organel ini mengandung sebagian besar materi genetik sel dengan bentuk molekul DNA linear panjang yang membentuk kromosom bersama dengan beragam jenis protein seperti histon. Gen di dalam kromosom-kromosom inilah yang membentuk genom inti sel. Fungsi utama nukleus adalah untuk menjaga integritas gen-gen tersebut dan mengontrol aktivitas sel dengan mengelola ekspresi gen. Selain itu, nukleus juga berfungsi untuk mengorganisasikan gen saat terjadi pembelahan sel, memproduksi mRNA untuk mengkodekan protein, sebagai tempat sintesis ribosom, tempat terjadinya replikasi dan transkripsi dari DNA, serta mengatur kapan dan di mana ekspresi gen harus dimulai, dijalankan, dan diakhiri

h. Plastida

Plastida adalah organel sel yang menghasilkan warna pada sel tumbuhan. ada tiga macam plastida, yaitu :
– leukoplast : plastida yang berbentuk amilum(tepung)
– kloroplast : plastida yang umumnya berwarna hijau. terdiri dari : klorofil a dan b (untuk fotosintesis), xantofil, dan karoten
– kromoplast : plastida yang banyak mengandung karoten

i. Sentriol (sentrosom)

Sentorom merupakan wilayah yang terdiri dari dua sentriol (sepasang sentriol) yang terjadi ketika pembelahan sel, dimana nantinya tiap sentriol ini akan bergerak ke bagian kutub-kutub sel yang sedang membelah. Pada siklus sel di tahapan interfase, terdapat fase S yang terdiri dari tahap duplikasi kromoseom, kondensasi kromoson, dan duplikasi sentrosom.

Terdapat sejumlah fase tersendiri dalam duplikasi sentrosom, dimulai dengan G1 dimana sepasang sentriol akan terpisah sejauh beberapa mikrometer. Kemudian dilanjutkan dengan S, yaitu sentirol anak akan mulai terbentuk sehingga nanti akan menjadi dua pasang sentriol. Fase G2 merupakan tahapan ketika sentriol anak yang baru terbentuk tadi telah memanjang. Terakhir ialah fase M dimana sentriol bergerak ke kutub-kutub pembelahan dan berlekatan dengan mikrotubula yang tersusun atas benang-benang spindel.

j. Vakuola

Vakuola merupakan ruang dalam sel yang berisi cairan (cell sap dalam bahasa Inggris). Cairan ini adalah air dan berbagai zat yang terlarut di dalamnya. Vakuola ditemukan pada semua sel tumbuhan namun tidak dijumpai pada sel hewan dan bakteri, kecuali pada hewan uniseluler tingkat rendah.

fungsi vakuola adalah :
1. memelihara tekanan osmotik sel
2. penyimpanan hasil sintesa berupa glikogen, fenol, dll
3. mengadakan sirkulasi zat dalam sel

Perbedaan Sel Hewan dan Tumbuhan

1. Sel Hewan :
* tidak memiliki dinding sel
* tidak memiliki butir plastida
* bentuk tidak tetap karena hanya memiliki membran sel yang keadaannya tidak kaku
* jumlah mitokondria relatif banyak
* vakuolanya banyak dengan ukuran yang relatif kecil
* sentrosom dan sentriol tampak jelas

2. Sel Tumbuhan
* memiliki dinding sel
* memiliki butir plastida
* bentuk tetap karena memiliki dinding sel yang terbuat dari cellulosa
* jumlah mitokondria relatif sedikit karena fungsinya dibantu oleh butir plastida
* vakuola sedikit tapi ukurannya besar
* sentrosom dan sentriolnya tidak jelas

 
Bab II Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan
 
STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN
1. Jaringan pada akar
Akar adalah bagian tumbuhan yang langsung berhubungan dengan tanah. Akar memiliki ciri-ciri antara lain: (a) Tidak berbuku-buku sehingga tidak beruas-ruas dan tidak mendukung daun,sisik,atau bagian lainnya; (b) Warna tidak hijau, biasanya keputihan atau kekuning-kuningan; (c) Tumbuh terus pada ujungnya; (d) Bentuk sering kali meruncing sehingga lebih mudah menembus tanah; (e) Tumbuh dengan arah ke pusat bumi (geotropi) atau menuju ke air (hidrotopi), meninggalkan arah datangnya cahaya.

Anatomi Tumbuhan

Secara umum akar memiliki fungsi: (a) Menyerap air dan mineral; (b) Menegakkan tumbuhan; (c) Tempat menyimpan cadangan makanan; (d) Sebagai alat respirasi. Akar di bedakan menjadi 2 jenis yaitu: (a) Akar serabut, (b) Akar tunggang.

Penampang Akar 

Lapisan-lapisan jaringan penyusun akar,adalah: (a) Epidermis (lapisan terluar); (b) Korteks (lapisan di bawah epidermis); (c) Endodermis (memisahkan korteks dengan silinder pusat); (d) Silinder pusat (lapisan dalam akar).
2. Jaringan pada batang

Penampang Batang Dikotil (kiri) dan Monokotil (kanan)

Batang berfungsi sebagai penghubung antara akar dan daun tumbuhan serta dapat juga sebagai tempat penyimpanan hasil fotosintesis dan air. Jaringan pada batang meliputi: (a) Epidermis (kulit luar); (b) Korteks (kulit pertama); (c) Endodermis (sarung tepung); (d) Silinder pusat (stele).
3.Jaringan pada daun

Penampang Daun

Daun adalah organ tumbuhan yang umumnya berbentuk pipih,melebar,dan berwarna hijau. Daun berfungsi untuk tempat fotosintesis dan transpirasi (penguapan). Sistem jaringan pada daun terdiri atas: (a) Epidermis atas, berfungsi melindungi jaringan di bagian dalamnya. (b) Mesofil, sebagai jaringan dasar terletak antara epidermis atas dan bawah. (c) Berkas pengangkut, yang terdiri dari penbuluh kayu dan pembuluh tapis. (d) Epidermis bawah, terdapat stomata sebagai tempat keluar masuknya udara dan air.

Air dan garam mineral dapat naik dari dalam tanah ke daun dikarenakan: (a) Tekanan akar/daya dorong akar; (b) Daya isap daun (penguapan daun); (c) Daya kapilaritas pembuluh kayu (Xilem).
4. Jaringan pada bunga

Penampang Bunga

Bunga merupakan alat perkembangbiakan pada tumbuhan biji. Bagian-bagian bunga meliputi: (a) Kelopak bunga (kaliks), berfungsi sebagai lapisan pelindung kuncup bunga; (b) Mahkota bunga (korola), berwarna dan berbau harum sebagai penarik hewan untuk membantu penyerbukan(pollinator); (c) Benang sari (stamen), terdiri dari kepala sari (antera) dan tangkai sari (filamentum), berfungsi sebagai alat kelamin jantan; (d) Putik (pistil), sebagai alat kelamin betina. Putik terdiri atas kepala putik (stigma) yaitu tempat untuk menempelkan serbuk sari, tangkai putik (stilus) yang merupakan penghubung antara kepala putik dan bakal buah (ovarium) yang didalamnya terdapat bakal biji (ovul).

Macam-macam bunga meliputi: (a) Bunga sempurna (lengkap), adalah bunga yang memilliki kelopak, mahkota bunga, benang sari, dan putik. (b) Bunga tidak sempurna (tidak lengkap), yaitu bunga yang salah satu bagiannya tidak ada. (c) Bunga jantan, jika memiliki benang sari saja. (d) Bunga betina, jika memiliki putik saja.
 
Bab III Struktur dan Fungsi Jaringan Hewan
 

STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN HEWAN

 
Tubuh hewan tersusun atas banyak sel yang pada tempat tertentu sel-sel itu bersatu membentuk jaringan. Macam jaringan, organ dan sistem organ pada setiap organisme tidak selalu sama, tergantung pada tingkatan organisme itu.
A. Jaringan Hewan
1. Jaringan Epitelium
Merupakan jaringan penutup permukaan tubuh, baik permukaan tubuh sebelah luar maupun sebelah dalam. Sel-sel epitulium terikat satu dengan lainnya oleh zat pengikat (semen) antar sel, sehingga hampir tidak ada ruangan antar sel. Dengan demikian jaringan ini dapat melindungi jaringan dibawahnya dari pengaruh lingkungan luar. Jaringan epitelium dapat dikelompokkan berdasarkan jumlah lapisan sel dan bentuknya, dan berdasarkan struktur dan fungsinya.
a. Epitelium berdasarkan jumlah lapisan sel dan bentuk
– Epitelium sederhana
Ada yang berbentuk pipih, seperti kubus, atau seperti batang (silindris)
– Epitelium berlapis semu
Epitelium ini sebenarnya tersusun atas selapis sel epitelium tetapi ketinggian sel yang menyusunnya tidak sama, sehingga terlihat seperti berlapis. Epitelium berlapis semu terdapat pada trakea.
– Epitelium berlapis
Epitelium berlapis tersusun atas dua atau lebih lapisan sel. Sel pada lapisan paling dasar disebut sebagai sel basal dan terletak di atas membran basal. Di atas sel basal terdapat beberapa lapis sel yang berbentuk pipih, kubus, atau batang.
b. Epitelium berdasarkan struktur dan fungsi
Berdasarkan struktur dan fungsinya jaringan epitelium dibedakan menjadi dua.
1. Jaringan epitelium penutup
Berperan melapisi permukaan tubuh dan jaringan lainnya. Jaringan ini terdapat di permukaan tubuh, permukaan organ, melapisi rongga atau merupakan lapisan di sebelah dalam dari saluran yang ada pada tubuh.
2. Jaringan epitelium kelenjar
Tersusun oleh sel-sel khusus yang mampu menghasilkan sekret atau getah cair yang berbeda dengan darah dan cairan antar sel, kelenjar dibedakan menjadi 2, yaitu kelenjar eksokrin dan kelenjar endokrin.
2. Jaringan Ikat
Jaringan ikat atau jaringan penyambung merupakan jaringan yang selalu berhubungan dengan jaringan lainnya atau organ-organ
Fungsi jaringan ikat :
– Melekatkan suatu jaringan ke jaringan
– Membungkus organ-organ
– Menghasilkan umunitas
Komponen Jaringan Ikat
1. Sel
2. Serabut, atau serat penyusun jaringan ikat terdiri atas tiga macam. Yaitu kolagen, elastin, retikulum.
3. Zat dasar, merupakan zat yang tidak berbentuk, tidak berwarna, dan homogen.
Macam-macam Jaringan
1. Jaringan Ikat biasa
a. Jaringan ikat padat
b. Jaringan Ikat longgar
2. Jaringan ikat khusus
a. Jaringan tulang rawan (kartilago)
b. Jaringan tulang sejati (osteon)

Struktur Jaringan Hewan

Jaringan Pada Hewan

Jaringan Epitel adalah jaringan yang melapisi bagian permukaan tubuh hewan multiseluler, baik permukaan luar maupun permukaan dalam.
Fungsi umum epitel ialah sebagai pelindung (proteksi) dan menyeleksi apa saja yang masuk dan keluar tubuh

Macam Jaringan Epitel 

Epitelium pipih selapis
Lokasi: Peritorium yang membatasi rongga tubuh, endotelium pada permukaan dalam pembuluh darah dan jantung, alveolus paru-paru, dinding luar kapsula. Bowman dalam ginjal, selaput gendang telinga, pleura, timica serosa dari perikardium.
Fungsi: Difusi atau filtrasi

Epitelium pipih berlapis banyak
Lokasi: Epidermis kulit, rongga mulut, esofagus, lapisan dalam anus, uretra, vagina.
Fungsi: Proteksi/perlindungan.

Epitelium kubus selapis
Lokasi: Kelenjar dan salurannya, permukaan luar ovarium, permukaan dalam lensa mata, epitel berpigmen retina, tubulus reanalis.
Fungsi: Sekresi dan absorpsi

Epitelium kubus berlapis banyak
Lokasi: Saluran kelenjar keringat, kelenjar minyak, kelenjar ludah, pengembangan epitel di ovarium dan testis .
Fungsi:Sekresi.

Epitelium silindris selapis Lokasi:
Bermikrofili : usus (menyusun jonjot-jonjot usus).
Bersilia : rongga hidung, bronkus, oviduk.
Tak bersilia : lambung, kandung empedu, uterus dan salurannya .
Fungsi: Proteksi, sekresi dan absorpsi

Epitelium silindris berlapis banyak Lokasi: Laring (sel-selnya bersilia), faring, uretra, lapisan lendir (membran mukosa), anus.
Fungsi: Proteksi, sekresi dan absorpsi .

Epitelium silindris berlapis banyak semu
Lokasi: Sel-sel bersilia : duktus epididymis vasedeferen, membran mukosa saluran pernafasan, tuba eustakhius. Sedangkan yang terdapat pada uretra laki-laki sel-selnya tidak bersilia .
Fungsi: Proteksi, sekresi dan pergerakan zat

Epitelium transisional
Lokasi: Kandung kemih, ureter, uretra, dan ginjal.
Fungsi: Proteksi terhadap perubahan volume organ.

Jaringan Ikat

Macam Jaringan ikat:
Jaringan ikat biasa
Jaringan ikat longgar
Jaringan ikat padat
Jaringan ikat khusus
Tulang rawan
Tulang
Darah dan limfe
Jaringan lemak

Jaringan Otot

Macam-macam Sel Otot
Otot lurik: bekerja dibawah saraf sadar (volunter), cepat menanggapi rangsang, inti lebih dari satu dan terletak di tepi sel, mengandung serabut otot, memiliki myofibril yang memantulkan cahaya gelap terang berselang-seling, terdapat pada organ luar.
Otot polos: bekerja dibawah saraf tidak sadar (involunter), lambat menanggapi rangsang, inti satu dan terletak di tengah sitoplasma, tidak mengandung serabut otot, terdapat pada organ viseral
Otot jantung: bekerja dibawah saraf tidak sadar (involunter), lambat menanggapi rangsang, inti satu atau lebih dari satu dan terletak di tepi sitoplasma, memiliki

Jaringan Saraf
Sel saraf terdiri atas: dendrit, badan sel saraf yang mengandung inti, akson.
Macam-macam sel saraf berdasarkan fungsinya:
Saraf sensorik/aferent
Saraf motorik/eferent

 
 Bab IV Sistem Gerak Manusia
 

Sistem gerak pada manusia 

Alat gerak pada manusia dan hewan tingkat tinggi adalah tulang dan otot. Tulang disebut alat gerak pasif, sedangkan otot disebut alat gerak aktif karena kemampuannya berkontraksi sehingga dapat menggerakkan tulang. Posting kali ini membahas dengan singkat mengenai Sistem gerak pada manusia : Tulang dan Otot.

Tulang

Tulang-tulang dalam tubuh manusia menyusun suatu sistem kerangka. Tulang-tulang yang menyusun rangka mempunyai struktur yang beraneka ragam, sesuai dengan fungsinya. Secara umum fungsi rangka adalah:

  • menegakkan tubuh
  • sebagai alat gerak pasif
  • tempat melekatnya otot-otot rangka
  • melindungi alat-alat yang vital seperti otak, jantung, paru-paru dan lain sebagainya
  • tempat pembentukan sel-sel darah
  • tempat deposit kalsium dan fosfat

Macam-macam Tulang

Tulang dapat dibedakan atas beberapa macam, baik berdasarkan jenisnya maupun berdasarkan bentuknya. Berdasarkan jenisnya, tulang dapat dibedakan menjadi 2, yaitu:

Tulang rawan (kartilago)

Tulang rawan (kartilago) terdiri atas sel-sel tulang rawan (kondrosit) yang mengeluarkan matriks yang disebut kondrin. Tulang rawan bersifat bingkas atau lentur. Tulang rawan pada anak berbeda dengan tulang rawan pada orang dewasa, karena tulang rawan pada anak berasal dari mesenkim dan lebih banyak mengandung sel tulang, sedangkan pada orang dewasa berasal dari perikondrium (selaput tulang rawan) yang mengandung calon sel tulang rawan (kondroblas).

Tulang keras / sejati (osteon)

Tulang keras dibentuk oleh  sel-sel tulang keras (osteosit) yang mengeluarkan matriks yang mengandung senyawa kapur dan fosfat. Penimbunan senyawa ini dalam matriks menyebabkan tulang menjadi keras. Osteosit yang meyusun tulang keras menempati suatu bagian yang disebut lakuna. Lakuna ini dihubungkan dengan lakuna-lakuna lain oleh suatu saluran kecil yang disebut kanalikuli. Lakuna yang berisi osteosit ini membentuk suatu struktur konsentris yang berpusat pada bagian tengan yang disebut saluran Havers. Pada saluran ini terdapat sistem saraf dan pembuluh darah yang bertugas mensuplai oksigen dan nutrisi bagi osteosit.

Berdasar matriksnya dikenal dua macam tulang, yaitu:

  • tulang keras atau tulang kompak, bila matriks tulang rapat dan padat, misalnya:tulang pipa
  • tulang spons, bila matriksnya berongga, misalnya: tulang pendek, tulang pipih

Berdasarkan bentuknya tulang dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:

  • tulang pipa, misalnya tulang paha, tulang betis, tulang kering, tulang hasta, dan tulang pengumpil
  • tulang pipih, misalnya tulang rusuk, tulang belikat, dan tulang tengkorak
  • tulang pendek, misalnya tulang pangkal lengan, tulang pangkal kaki, dan ruas-ruas tulang belakang

Osifikasi (proses penulangan)

Tulang pipa terbagi atas tiga bagian, yaitu bagian ujung disebut epifise, bagian tengahnya yang tersusun atas tulang keras disebut diafise, dan antara diafise dan epifise terdapat cakra epifise, yang terdiri atas tulang rawan dan banyak mengandung osteoblas (calon osteosit). Pada orang yang masih dalam pertumbuhan bagian inilah yang dapat bertambah panjang. Di dalam tulang pipa terdapat rongga. Rongga ini terjadi karena aktivitas osteoklas yang berfungsi merombak sel-sel tulang. Selanjutnya rongga itu berisi sumsum tulang. Sumsum ini berwarna kuning, yang merupakan campuran antara lemak dan sumsum merah.
Osifikasi adalah proses perubahan tulang rawan menjadi tulang keras. Rangka manusia telah terbentuk pada akhir bulan kedua, atau awal bulan ketiga pada waktu perkembangan embrio. Yang mula-mula terbentuk adalah tulang rawan. Kartilago berasal dari jaringan ikat embrional atau mesenkim. Di dalam kartilago terdapat rongga yang mengandung osteoblas. Peristiwa pengerasan tulang ini urutannya sebagai berikut:

  1. tulang rawan pada embrio banyak mengandung osteoblas, terutama pada bagian tengah epifise dan bagian tengah diafise serta pada jaringan ikat pembungkus tulang rawan
  2. osteoblas kemudian akan membentuk osteosit, (sel-sel tulang keras), yang tersusun melingkar membentuk suatu sistem Havers, yang banyak mengandung pembuluh darah serta serabut saraf
  3. osteosit mensekresikan zat protein yang akan menjadi matriks tulang, dan setelah mendapatkan tambahan senyawa Ca dan P, maka tulang akan mengeras
  4. terjadinya penulangan pada bagian epifise dan diafise akan menyebabkan terbentuknya daerah antara yang tidak mengalami penulangan yang disebut cakra epifise yang berupa tulang rawan yang banyak mengandung osteoblas
  5. bagian cakra epifise terus mengalami penulangan, sehingga bagian inilah yang dapat menyebabkan tulang tumbuh memanjang
  6. di bagian tengah tulang pipa terdapat osteoklas yang merombak sel-sel tulang yang telah terbentuk, sehingga terbentuk rongga yang berisi sumsum tulang

Hubungan Antartulang (Artikulasi)

Tulang-tulang di dalam tubuh ada yang saling berhubungan dengan erat ada pula yang tidak. Hubungan antartulang ini disebut artikulasi. Hubungan antara tulang yang satu dengan lainnya (persendian tulang) dapat dibedakan menjadi dua, yaitu sinartrosis dan diartrosis.

  • Sinartrosis, yaitu hubungan antartulang yang tidak memungkinkan adanya gerak. Pada jenis artikulasi ini penghubungnya adalah jaringan ikat yang kelak akan mengalami osifikasi. Misalnya hubungan antar tulang tengkorak (sutura)
  • Amfiarthrosis yaitu hubungan antartulang yang memungkinkan sedikit gerak karena antartulang dihubungkan oleh tulang rawan. Misalnya ruas tulang belakang (vertebrae) dan hubungan antara tulang belakang dengan tulang rusuk.
  • Diartrosis, yaitu hubungan antartulang yang memungkinkan timbulnya gerak, sering disebut dengan sendi.

Macam-macam hubungan diartrosis:

  1. Sendi kaku, kedua ujung tulang agak rata, sehingga menghasilkan gerakan geser dan tidak berporos. Contohnya,hubungan antartulang karpal (tulang pergelangan kaki).
  2. Sendi engsel, ujung tulang yang bergerak membentuk lekukan. Gerakan ini berporos satu. Misalnya, hubungan tulang pada siku, lutut dan ruas antar jari.
  3. Sendi ovoid, di mana kedua ujung tulang yang satu berbentuk oval, dan masuk ke dalam suatu lekuk yang berbentuk elips. Misalnya, persendian antara pergelangan tangan dan tulang pengumpil. Sendi ini memungkinkan berporos dua dengan gerak ke kiri dan ke kanan, maju-mundur dan muka-belakang.
  4. Sendi putar, ujung tulang yang satu dapat mengitari ujung tulang yang lain. Gerakan ini memungkinkan adanya gerakan rotasi yang berporos satu. Misalnya, hubungan antara tulang kepala dan tulang atlas.
  5. Sendi pelana, kedua ujung tulang membentuk sendi pelana berporos dua. Misalnya, hubungan antara ruas jari tangan dengan tulang tapak tangan.
  6. Sendi peluru (endartrosis), apabila ujung tulang yang satu berbentuk bonggol masuk ke tulang yang berbentuk cekungan. Hubungan ini berporos tiga. Misalnya, tulang lengan atas dengan tulang belikat, tulang paha dengan tulang pinggul.
Bab V Sistem Peredaran Darah

 

SISTEM PEREDARAN DARAH

Jantung berfungsi sebagai alat pemompa darah

Proses kerja jantung
Ketika serambi jantung mengembang (berelaksasi), darah
1. Dari seluruh tubuh masuk ke serambi kanan, sedang darah dari paru-paru masuk ke serambi kiri.
2. Ketika serambi jantung menguncup (berkontraksi) darah dari serambi kanan masuk ke bilik kanan, sedang darah dari serambi kiri masuk ke bilik kiri.
3. Pada saat bilik jantung berkontraksi (menguncup), darah dari bilik kanan menuju paru-paru, sedangkan darah dari bilik kiri menuju ke seluruh tubuh.
4. Setiap kali berdenyut, bilik kanan dan bilik kiri beristirahat lebih kurang 1/20 detik.

Pembuluh Darah
Pembuluh nadi (arteri), yaitu pembuluh yang mengangkut darah
1. Dari jantung ke seluruh tubuh. Pembuluh ini dibedakan menjadi aorta, arteri dan arteriole.
2. Pembuluh balik (vena), yaitu yaitu pembuluh yang mengangkut darah dari seluruh organ tubuh menuju ke jantung.
3. Pembuluh kapiler, yaitu pembuluh halus yang menghubungkan arteriole dengan venule. Pada pembuluh inilah terjadi pertukaran oksigen dari darah dengan karbondioksida jaringan.

Darah

Eritrosit (sel darah merah)
Bentuknya cakram bikonkaf (bulat pipih dan cekung di tengahnya)
Tidak berinti
Setiap 1mm3 darah, mengandung 4 juta – 6 juta eritosit.
Berwarna merah karena mengandung haemoglobin (Hb) yang berfungsi mengikat oksigen.

Leukosit (sel darah putih)
Memiliki bentuk tidak tetap dandapat bergerak bebas
Selnya tidak mempunyai pigmen, tetapi berinti.
Setiap 1mm3 darah, mengandung
6.000 – 9.000 leukosit.
Berfungsi melawan kuman yang masuk ke dalam tubuh dengan cara fagositosis dan membentuk antibodi.

Trombosit (keping darah)

Sel-selnya kecil, bentuk tak beraturan dan mudah pecah.
Tiap 1 mm3 darah mengandung, 200.000 – 300.000 trombosit.
berfungsi dalam proses pembekuan darah.
Trombosit berumur kurang lebih 2-3 hari.

Kelainan/gangguan pada sistem peredaran darah

Hemofilia: penyakit keturunan dimana darah sukar membeku
Anemia: penyakit kekurangan darah yang mungkin disebabkan oleh Hb yang kurang mengandung zat besi (Fe), dapat juga karena kekurangan air sel darah merah
Eritroblastosis fetalis: kerusakan sel darah pada bayi yang baru lahir akibat kemasukan aglutinin dari luar
Leukimia: penyakit yang disebabkan penambahan leukosit yang tidak terkendali
Trombus/embolus: disebabkan adanya gumpalan darah pada nadi tajuk atau arteri koronaria
Sklerosis: penyakit karena pengerasan pembuluh darah (ada dua macam, yaitu aterosklerosis yang disebabkan endapan lemak dan Arteriosklerosis yang disebabkan oleh endapan zat kapur)
Varises: pelebaran pembuluh balik pada kaki.

 

BIOLOGI Kelas X Lengkap

Mengingat Biologi mempelajari Mahkluk Hidup ,
Tentulah sifat sifat mahkluk hidup harus dipahami secarai detail keberadaannyaPemahaman secara detail mahkluk hidup adalah bukan menghafal ciri ciri yang ada secara membabi buta, tetapi memaknai secara mendasar apa itu mahkluk hidup. Makhluk hidup adalah disusun oleh unit tekecilnya berupa sel maka di sel itulah sebenarnya kehidupan terjadi, didalam sel itulah sistem terjadi. Dan dari sinilah harus dikuasai sepenuhnya bagaimana makna kehidupan dimulai.
 
Bagaimana sel itu mendapatkan makanan, yang kemudian dicerna , hasil cernaan itu kemudian untuk apa , zat yang tidak dicerna kemudian dibagaimanakan , setelah melakukan itu semua kemudian untuk tujuan apa ? dll
 
Dari pemahaman itu kemudian dikembangkan ke mahkluk hidup sel tunggal (unicellulair) so dikorelasikan dengan tubuh kita yang multicellulair terus bagaimana semua ini terjadi .
 
Kesimpulan dari hal diatas berarti semua yang dilakukan oleh kita berupa mencari material dari luar dengan suatu Koordinasi . yang kemudian masuk ke sistem Pencernaan , Respirasi , Ekskresi , Transportsi , Tumbuh dan Reproduksi adalah semua dikhususkan agar semua mencapai ke sasaran bagian terkecil tubuh kita adalah untuk Sel .
 
Jika anda memaknai makanan berupa protein sampai di lambung dicerna oleh enzim pepsin menjadi peptone belum berarti apa apa makanan itu sebelum makanan itu sampai di sel dengan berbagai cara. Artinya jangan hanya berhenti mengetahui enzim di lambung dicerna secara bagaimana saja tetapi kuasai hingga makanan itu bisa akhirnya di sel kemudian diapakan .
 
penulis
 
 
Kita awali materi dari Klas 1 ( + 10 soal )
 
1. Klasifikasi caranya dibagi 3 :
1.Alamiah didasarkan atas pengelompokan yang dilakukan oleh alam / habitat ,tumbuhan biji , perdu , semak , ( kecoa – burung merpati , ubur – hiu dll )
2. Buatan / Artifisial dibuat oleh manusia ( kecoa, belalang dalam kelompok insekta dll Jadi klasifikasi Buatan mendasarkan ke cirri tubuh: anatomi , reproduksi , fisiologis , cara reproduksi dll, sehingga menyederhanakan obyek studi .
3. Phillogenik ) : hubungan evolusi mis kera dan manusia
 
2. Urutan Takson PIKOFAGES / DIKOFAGES artinya semakin kea rah spesies maka- semakin banyak persamaan , sedikit perbedaan ,sedikit anggotanya dan sangat dekat hubungan kekerabatannya
 
3. Arti dua tumbuhan pada Sacaharum officinarum dg Sacharum spontaneum menunjukkan Genusnya sama species beda yaitu sama sama Genus Sacharum ini terjadi karena struktur GEN yang berbeda untuk m.h nya ( merah , pink , putih) ! perhatikan penulisan species
 
4. Keaneka Ragaman Mahkluk hidup ada 3
1 – Keaneka ragaman genetic : dikawinkan Fertil : kelapa apa saja namun jangan ikut kelapa sawit , mangga apa saja , pisang apa saja dll yang tidak bisa Jeruk /Ganggang apa saja ( keaneka ragaman ini disebut pula keaneka ragaman dalam satu species)
2 – Keaneka ragaman Species dikawinkan Steril : sapi , kerbau , anjing dll
3 – Keaneka ragaman Ekosistem : keaneka ragaman pada lingkungan nya :Gurun , Hutan Tropis , Taiga , Tundra , pantai dll
 
Hutan : , Kanopi . Liana , Tanaman hetrogen , Iklim mikro di dasar hutan dan makro di tajuk kanopi tumbuhan
Gurun : Xerophyt , interval suhu siang malam tinggi , evaporasi tinggi maka ….
Pantai berlumpur : Bakau / mangrove yang punya akar nafas ( Lumpur hasil dari penguraian sampah sehingga BOD ( Biological Oxygen Demand) naik , DO ( Desolve Oksigen) turun sehingga bakau menggunakan akar nafas)
Taiga : Konifer ( Tumbuhan berdaun jarum )
Tundra : Lichenes, ( padang es ), dll
 
5. Pelestarian Insitu Berarti : disitu , ditempat aslinya : Badak bercula satu diujung kulon sedang eksitu diluar habitatnya , bunga Raflesia di kebun raya bogor dll
 
6. Kingdom VirusReproduksi Virus : Lisis ( APEAL) dan Lisogenik ( virus menumpang hidup di sel inang membentuk profage , inang tetap hidup dan membelah namun suatu saat melisis juga )Reproduksi pada virus secara Lisogenik bisa berubah menjadi Litik ketika sel yang ada Profage tersebut lemah .
 
VIRUS PADA MAHKLUK HIDUP
  • Tumbuhan : Tungro ( padi kerdil) , CVPD ( jeruk ) , Mosaik ( TMV/tembakau )
  • Hewan : Rabies , Flu burung ( H5N1/Myxovirus ) FMD ( sapi )
  • Manusia : Demam berdarah ( Dengue) Polio , Cacar ,Hepatitis, Rabies, Trachoom, Campak , Herpes , Morbili , Kutil pada manusia pohon Dede , Gondong , Flu, Aids , Sars , Ebola dll
Ciri : dpt dikristalkan ( spt benda mati), DNA or RNA ( mampu reproduksi ) , Parasit obligat , hanya bisa dikultur / dikembang biakkan di jaringan m.h TIDAK bisa dikembangkan di media tumbuh agar agar dll
 
Pembunuh Virus ampuh yaitu INTERFERON
 
7. Kingdom Monera ( Bakteri dan Ganggang Biru )
Bakteri : Dinding sel ( Peptidoglikan ) , Prokaryotik ( inti tanpa selaput inti sehingga materi kromosom berada di siroplasma ) digolongkan Monera, bentuk cocus (bulat), basilus(batang), vibrio(koma), spirillium (spiral), mitocondria tidak diketemukan diganti mesosom , pembelahan secara Amitosis ( pembelahan biner)
  • Bergerak dengan flagel ( mi-li- am- per ) : Monotrik , Lopotrik, Ampitrik , Peritrik
  • Koloninya bisa Streptococus, Stapilococus , Sarkina , Diplococus , Diplobacillus etc .
  • Respirasi bisa aerob dan aerob serat fakultatif ataupun obligat ,
  • Cara mendapa makanan bisa autotrop maupun heterotrop ,
  • Ketahan terhadap suhu lingkungan Thermofil , Psikrofil , dengan
  • Cara reproduksi vegetatif amitosis maupun generatif dengan paraseksual ( konjugasi transduksi, transformasi )
Peran /guna bakteri untuk
  1. Fiksasi N2 / pengikat N2 ( Rhizobium , Azotobacter , Clostridium pasteurianum )
  2. Nitrifikasi ( NS dan NC membuat nitrit ( HNO2) dan NB membuat nitrat (HNO3) dengan mengoksidasi nitrit ( Nitrosococus , Nitrosocoocus, Nitrobacter ) bakteri ini aerob :perlu O2
  3. Teknik plasmid ( Rekombinan gen )
  4. Dalam bioteknologi
  • Yogurt ( Lactobacillus bulgaricus )
  • Bioinsektisida / BT ( Bacillus Thuringiensis )
  • Biometalurgi ( Thiobacilus ferooksidan) , SCP ( Methilophyllus )
  • Biogas methan ( Methanobacterium ) dll
Penyakit bakteriTiphes , Disentri , Sipilis, TBC , Pes, Dipteri , Radang paru (pneumonia), Tetanus , Kolera , Antraks, Gonoroe (menghafalkannya Disebutkan bakterinya : bakteri TBC)
 
8.Kingdom FungiJamur OZABD jamur ini mempunyai karakter :
  • Oomicotina ( jamur air : Phytoptora),
  • Zygomicotina (Rhizopus ) ,
  • Ascomicotina ( Ascus spt beruas ruas Penisillium dan Asergillus dan Sacharomyces
  • Basidiomycotina ( Basidium berpayung ) Volvariela volvacea , Auricularia dll
  • Deuteromicotina : Monilia sitophyla ( Oncom)
Dengan Prinsip Reproduksi dari Spora – Hifa – Micellium – Sporangium – Spora
Mendapatkan makanan makanan secara heterotrop menguraikannya secara eksternal dengan mengeluarkan enzim keluar / kesubstrat. Makanan kesel sudah sederhana.
Jamur Merugikan Aspergilus flavus racun aflatoxin , Pucinia ( Padi ) , Ustilago ( Gandum) , Phytoptora infestan (kentang ) Aspergilus fumigatus ( paru paru burung)
Jamur Menguntungkan : Rhizopus ( tempe ) , Aspergilus wentii ( kecap), Sacharomyces cerevisae (alcohol), Monilia sitophyla ( Oncom) Volvariela volvacea , Auricularia ( jamur berukuran besar dimakan Basidiokarpnya ( badan buah) ,Basidium penghasil Basidiosporanya
Lichenes ( simbiosis mutualisme jamur dan Ganggang ) : sebagai tumbuhan perintis
 
9. Kingdom Protista ( Ganggang dan Protozoa )
  • Ganggang hijau. keemasan,coklat dan merah ( Chloro, Crisso, Phaeo dan Rhodophyta ) dengan urutan pigmen chlorofil, karoten/xantofil dan fikoXantin dan FikoErythrin).
  • Adaptif terhadap air , Autotrop
  • Peran Spirulina (biru – SCP ) Anabaena (biru -fiksasi niyrogen) Chlorella (hijau SCP) Diatomae / Navicuka (keemasan –isolasi dinamit) Laminaria (coklat/pirang-mengandung asam alginate untuk tekstil, kapsul kosmotik ) Euchema spinosum , Glacilaria, Gelidium (EGG) (merah–agar agar)-dengan pasta dr telur,
Protozoa ( RSCM )
  1. Rhizopoda ( kaki semu / psudopoda ) : Amuba , Foraminifera (indicator minyak bumi )
  2. Sporozoa ( tanpa alat gerak ) : Plasmodium ( malaria ) dibawa nyamuk Anoples (STMGZOO)
  3. Ciliata ( Bulu getar /Cilia) : Paramaecium caudatum ( indicator air jernih )
  4. Mastigopora/Flagelata (Bulu cambuk) : Tripanosoma ( penyakit tidur ) Euglena (berklorofil)

 

 

10. Hewan ( Animalia ) : P C P N A M M A E C

  • P & C : Diploblastik , P : Triploblastik Acoelomata , N : Triploblastik Pseudocoelomata ,
  • A – C : Triploblastik Coelomata
  • P (CHD) : Calcarea , Hextinelida, Demospongia ( Ascon , Sycon , Leucon ) terdapat Sel koanosit (pencernaan ) Amubosit (mengedarkan makanan )
  • C (HAS) : Hidrozoa , Antozoa , Schipozoa ( Hydra , Lilia Laut , Ubur ubur )
  • P (CTT) : Cestoda , Trematoda , Turbelaria ( C. Pita , C Hati , C. Planaria )
  • N(OTAWA) : Oxyuris vermicularis , Trichinella, Ascaris lumbricoides, Wucheria, Ankilostoma duodenale ( C. Kremi , C. Otot , C . Perut , C. Filaria , C. tambang )
  • A (POH) : Polychaeta , Oligochaeta, Hirudinea ( C. wawo , C. Tanah , Lintah )
  • M (CGP) : Chepalopoda , Gastropoda , Pelecypoda (Cumi , gurita , Siput , Kerang)
  • A ( CAIM) : Crustacea , Aracnoida , Insekta dan Myriapoda ( kaki 5 – 4 – 3 – 2/1 Psg) ( Udang , Laba laba /Kalajengking , serangga, Kaki seribu / Kelabang )
  • E (OACEH) :Ophiuroidea , Asteroidea , Crinoidea , Echinoidea , Holothuroidea (Bintang Ular , Bintang Laut , Anemon , Bulu Babi , Teripang )
  • C (PARAM) : Pisces , Ampibia , Reptil , Aves , Mamalia ( ikan , katak , salamander , ular , buaya , unggas , menyusui )
  • Pisces ( Agnatha , Chondrictyes , Osteichtyes )
  • Ampibia ( Apoda, Anura , Urodella)
  • Reptil ( Squamata, Chelonia ,Crocodilia , Ophidia ) ,
  • Aves
  • Mamalia( Chiroptera, Marsupialia, Monotremata , Cetacea , Carnivore dll+)

 

 

11. Reproduksi Hewan

  1. Pada Platihelmintes – Cacing Pita : (Telur – Hexacant – Cisticercus – C dws Taenia Solium (babi ), T saginata (sapi) ,Echinococus granulosus (anjing) Masuk tubuh makan daging yangada Cisticerkus.
  2. Cacing Hati ( Fasciola hepatica ) : TuMiSiR Calon MC ( Telur –Mirasidium- Sporosis- Redia- Cercaria- MetaCercaria) mirasidium kesiput , keluar metacercaria lerumput – Ternak C, Dewasa – Manusia , Cacing hati Ikan Clonorsis sinensis
  3. Coelenterata : Zygot – Planula- Polip (skifistoma) – Efira – Medusa muda – Dewasa ( Ubur ubur ) Generasi generatif Medusa Dewasa karena menghasilkan zigot )
  4. Cacing Tambang ( Ankilostoma ) Telur – Larva Rhabditiform – Filariform – menembus kulit – pembuluh darah – hati- jantung – paru – mulut – kerongkongan – usus (anemia)
  5. Cacing Wucheria /filaria : Telur – larva microfilaria (nyamuk culex) – Elephantiasis (menyumbat kelenjar limfe , Limfe turun ke kaki jadi bengkak )
  6. Anelida : Cacing tanah : telur diletakkan di KLITELUM ruas yang menebal ,hermaprodit
  7. Arthropoda – Pada Arachnoida : Kelisera dimulut ( Racun) , Pedipalpus ( capit) memgang , memasukkan sperma Metamorfosis sempurna ( Holometabola ) : T-L-P-I : kupu , nyamuk , lalat Metamorfosis Hemimetabola tak sempurna : T-N-I: Belalang , kecoa,jangkrik
  8. Molluska ( CGP ) Chepalopoda ( kaki di kepala ): tanpa cangkang kec Nautilus Gastropoda ( kaki di perut ) cangkang satu : siput ( bekicot , Lymnea ) Pelecipoda ( kaki pipih ) cangkang sepasang ( Bivalvia) insang berlapis lapis (Lamelibranchiata) : kerang lapisan cangkang dari luar Periostrakum ( gelap / hijau ) , Prismatik dan nakreas (mengkilat ) – PPN . Mutiara buatan : batu kecil diletakan di antara Mantel dan Nakreas
  9. Echinodermata : OACEH yang bisa dimakan Holothuroidea : teripang semua bergerak dengan kaki ambulakral (diawali dari lubang madreporit – ke mulut melalui pembuluh)

 

 

12 PLANTAE

  • LUMUT (Bryophyta)
  • PAKU (Pterydophyta) dan
  • SPERMATOPHYTA ( Tumbuhan Biji )
  • LUMUT ( LG ) : diatas (Gametofit ) yang kromosomnya haploid ada alat kelamin anteridium ( jantan) dan arkegonium (betina)
Ciri Lumut :
  1. Gametofitnya :Tumbuhan lumut .
  2. Sporofitnya :Sporogonium
  3. Akar Rhizoid ,
  4. Non Tracheophyta belum punya Berkas pengangkut Xilem dan Floem
  5. Gametofit lebih lama hidupnya dibanding sporofitnya
  6. Sporogoniumnya : terdapat Seta (tangkai) , Apofisis (ujung tangkai yang melebar ) , kaliptra (tutup sporogonium)
  7. Klasifikasi
    1. Lumut Daun ( Musci) contoh Spagnum ( berumah satu)
    2. Lumut Hati ( hepaticae) contoh Marchantia polymorpha untuk penyembuh hepatitis dengan batabng tak namapak dibungkus daun
PAKU ( PS) : di bawah (sporofit ) 2n ada daun sporofil sporogonium – sporangiumCiri Paku :
  1. Gametofitnya : Protalium
  2. Sporofitnya : Tumbuhan Paku (Pterydophyta)
  3. Akar serabut
  4. Ujung daun muda menggulung
  5. Berkas pengangkut ada konsentris
  6. Daun berspora karena ada Sporogonium ( ada indusium , sporangium , annulus) pada daun sporofil di bagaina bawah
Klasifikasi Paku :
  1. Paku Homospora ( spora ukuran , bentuk dan jenis sama ) : paku kawat ( Licopodium )
  2. Paku Heterospor homospora ( spora ukuran , bentuk dan jenis beda : paku rane ( Selaginela) semanggi ( Marsilea crenata )
  3. Paku Peralihan (spora ukuran ,bentuk sama & jenis beda) Paku Ekor Kuda ( Equisetum debile)

 

 

Spermatophyta ( kormophyta Berbiji )

  1. Gymnospermae : Biji Terbuka : pembuahan tunggal , belum ada bunga namanya Strobilus Ex : Pinus, Melinko, Damar, Conifer , Gingko biloba, Pakis haji
  2. Angispermae ( Mono dan Dikotil) : pembuahan ganda , berbunga ( monokotil kelipatan 3 , dikotil kelipatan 5 ) , Pembuahan ganda IG 1 dengan Ovum jadi Zygot (2n), IG2 dengan IKLS jadi Endosperm ( 3n)

 

 

13. Lingkungan ( Ekologi )Polusi Udara :

  1. CO2 : Efek Rumah Kaca ( penghijauan )
  2. SO2 dan NOx : Hujan Asam ( diberi kapur )
  3. CFC : Berlubang Ozon ( Global Warning)
Polusi Air dan Tanah
  1. Sampah Organik : Biological Oxygen Demand naik , Desolve Oxygen turun
  2. Pupuk /Deterjen : Eutrofikasi ( Blooming eceng gondok ) : BOD naik , DO turun terjadi pula Pendangkalan
Polusi Suara : Suara diatas 80 dBSuksesi
  1. Suksesi Primer : Ada – hilang – Ada : ada lagi diawali dengan urutan vegetasi URUTAN proses Lichenes – lumut / paku – rumput – semak – perdu – pohon
  2. Suksesi sekunder : Ada – Rusak – Ada : hutan terbakar cirri Vegetasi sama dari sebelumnya
Rantai makanan
  • Nichia /Niche : Status Jabatan m.h (kompetisi terjadi jika , Tempat dan Niche sama)
  • Tingkat tropi I : Produsen ( fitoplankton , tumbuhan hijau )
  • Konsumen I : Herbivora ( Zooplankton , sapi )
  • Dasar piramida : Produsen
Rantai makanan dibagi menjasi 2 yaitu
  1. Rantai Perumput : dimulai dari Produsen
  2. Rantai Detritus : dimulai dari sissa m.h dimakan detritivor ( Cacing , Belatung )
  • Perpindahan energi pada rantai makanan : energi terkecil di Konsumen terakhir , karena terjadi pengurangan 90 % yang menjadi Egesta, ekresta, aktifitas , jadi yang untuk tuimbuh 10%
  • Insektisida ( DDT) yang bersifat Non Bio Degradable tercemar di perairan Kandungan DDT terbesar Konsumen terakhir
Hg tercemar di perariran Hg akan mengendap ke dasar sehingga kandungan terbesar di Kerang yang berupa kehidupan bentos . menyebabkan MinamataPredasi : Predator dengan yang dimangsaKomensalisme : Anggrek dan mangga , Liana ( rotan ) yang merambat dengan pohonBioGeoKimia : suatu siklus materi berupa unsur /senyawa kimia dari MH bio) kelingkungan ( geo) contoh siklus O2 CO2 pada respirasi dan fotosintesis , sikus Nitrogen dalam nitrifikasi, fiksasi dan penguraian sisa sisa oleh bakteri dllNOTE (PENJELASAN)
Keanekaragaman Hayati
  1. Keanekaragaman Gen, menunjukkan adanya variasi gen dalam satu spesies. Contoh: keanekaragaman gen pada spesies kucing; kucing anggora, kucing Inggris, dan kucing siam.
  2. Keanekaragaman Spesies, menunjukkan adanya variasi spesies dalam satu genus atau satu familia. Contoh: buah mangga, buah mangga, dan buah jambu.
  3. Keanekaragaman Ekosistem, menunjukkan adanya variasi antara ekosistem yang satu dengan ekosistem yang lain. Contoh: ekosistem terumbu karang, ekosistem sungai, dan ekosistem hutan.
Karakteristik flora Indonesia dapat dibedakan menjadi wilayah bagian Indonesia barat dan timur.
 
  • Sedangkan karakteristik fauna di Indonesia dapat dibagi menjadi 3 wilayah berdasarkan garis Wallace dan Weber.
  • Fauna tipe Asiatis, dengan ciri-ciri berbadan besar, banyak jenis kera, dan ikan air tawar. Contoh: gajah Sumatera, badak bercula satu, dan babi hutan.
  • Fauna tipe peralihan, dengan ciri-ciri merupakan perpaduan dari fauna tipe Asiatis dan Australis. Contoh: anoa, komodo, dan kuskus.
  • Fauna tipe Autralis, dengan ciri-ciri berbadan kecil dan banyak hewan marsupialia. Contoh: walabi, kanguru, dan burung pelikan Australia.
Binomial Nomenklatur
  • Binomial nomenklatur adalah suatu aturan penulisan nama spesies.
  • Contoh penulisan nama spesies yang tepat menurut binomial nomenklatur:Ornithorhynchus anatinus atau Ornithorhynchus anatinus.
  • Ornithorhynchus merupakan penunjuk genus
  • anatinus merupakan penunjuk spesies.
Klasifikasi Makhluk Hidup
  • Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah mempermudah mempelajari makhluk hidup.
Urutan takson dalam klasifikasi makhluk hidup:
  • Kingdom (Kerajaan)
  • Phylum (untuk hewan)/ Divisio (untuk tumbuhan)
  • Classis (Kelas)
  • Ordo (Bangsa) umumnya diakhiri dengan -ales pada tanaman
  • Familia (Suku)  umumnya diakhiri dengan – ceae pada tanaman
  • Genus (Marga)
  • Spesies (Jenis)
Sistem Klasifikasi Lima Kingdom Menurut Robert Whittaker
  1. Kinhdom Monera
  2. Kingdom Protista
  3. Kingdom Fungi
  4. Kingdom Plantae
  5. Kingdom Animalia
1. KINGDOM MONERAKingdom Monera, terdiri atas
  1. Bakteri : Archaebacteria dan Eubacteria
  2. Ganggang hijau-biru. ( Cyanobacteria / Cyanophyta) 
Bakteri memiliki ciri-ciri sbb:
  • Prokariotik
  • Dinding selnya mengandung peptidoglikan
  • Reproduksi dengan membelah diri (amitosis)
  • Memiliki plasmid
  • Mampu membentuk endospora jika kondisi lingkungan tidak baik
Ganggang hijau-biru memiliki ciri-ciri sbb:
  • Uniseluler dan multiseluler
  • Memiliki pigmen fikosianin
  • Memiliki klorofil
  • Habitat umumnya di perairan
Archaebacteria memiliki ciri-ciri sbb:
  • Prokariotik
  • Dinding selnya tersusun dari protein
  • Tidak mampu membentuk endospora
  • Mampu hidup di lingkungan ekstrim
Penyakit yang disebabkan oleh bakteri antara lain:
  1. Leptospirosis, disebabkan oleh Leptospira sp.
  2. Tetanus, disebabkan oleh Clostridium tetani
  3. TBC, disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis
  4. Lepra, disebabkan oleh Mycobacterium leprae
  5. Antaks pada sapi, disebabkan oleh Bacillus anthracis
  6. Difteri, disebabkan oleh Corynebacterium diphtheria
  7. Tifus, disebabkan oleh Rickettsiae prowazekii
Peran positif bakteri antara lain:
  1. Eschericia coli, berperan sebagai bakteri pembusuk sisa-sisa makanan di usus besar manusia.
  2. Acetobacter acetii, pembuatan asam cuka
  3. Acetobacter xylinum, pembuatan Nata de Coco
  4. Lactobacillus bulgaricus, pembuatan yoghurt
KINGDOM PROTISTA
Kingdom Protista terdiri atas
  1. Pprotista yang menyerupai jamur (Oomycota dan Myxomycota)
  2. Protista yang menyerupai hewan (Protozoa)
  3. Protista yang menyerupai tumbuhan (ganggang).
Protozoa, terdiri atas ciliata, rhizopoda, flagellata, dan sporozoa.
Ciliata (Ciliophora/Infusoria) memiliki ciri-ciri sbb:
  • Bergerak dengan menggunakan silia (rambut getar)
  • Habitat di lingkungan berair
  • Contoh: Paramecium sp.
Rhizopoda (Sarcodina) memiliki ciri-ciri sbb:
  • Bergerak dengan pseudopodia (kaki semu)
  • Mampu membentuk kista di kondisi lingkungan ekstrim
  • Habitat di tempat lembab dan lingkungan berair
  • Contoh: Amoeba sp.
Flagellata (Mastigophora) memiliki ciri-ciri sbb:
  • Bergerak dengan flagellum (bulu cambuk)
  • Contoh: Trypanosoma
Sporozoa (Apicomplexa) memiliki ciri-ciri sbb:
  • Berbentuk seperti spora
  • Tidak memiliki alat gerak
  • Hidup secara parasit pada hewan atau manusia
  • Contoh: Plasmodium vivax
Daur Hidup Plasmodium
 
GANGGANG /ALGAE
 
Ganggang terdiri atas
  1. Ganggang hijau (chlorophyta)
  2. Ganggang coklat (phaeophyta)
  3. Ganggang merah (rhodophyta)
  4. Ganggang keemasan (chrysophyta).
Chlorophyta memiliki ciri-ciri sbb:
  • Pigmen dominan klorofil, yaitu klorofil a dan b
  • Dinding sel mengandung selulosa
  • Cadangan makanan disimpan dalam bentuk amilum
  • Contoh: Spirogyra dan Ulva
Phaeophyta memiliki ciri-ciri sbb:
  • Pigmen dominan fukosantin
  • Dinding sel mengandung pektin dan algin
  • Cadangan makanan disimpan dalam bentuk laminarin
  • Contoh: Sargassum
Rhodophyta memiliki ciri-ciri sbb:
  • Pigmen dominan fikoeritrin
  • Dinding sel mengandung selulosa dan pektin
  • Cadangan makann berupa tepung florid
  • Contoh: Eucheuma spinosum
Chrysophyta memiliki ciri-ciri sbb:
  • Pigmen dominan santofil
  • Dinding sel mengandung hemiselulosa
  • Cadangan makann berupa leukosin
  • Contoh: Navicula
Peran ganggang dalam kehidupan adalah sbb:
  1. Chlorella, sebagai makanan bersuplemen
  2. Ganggang coklat, seperti Laminaria, sebagai pupuk dan makanan ternak.
  3. Ganggang merah, seperti Eucheuma dan Gelidium, sebagai bahan pembuat agar-agar
  4. Ganggang keemasan, misalnya diatom, sebagai bahan peledak.
3. KINGDOM FUNGI
Fungi, terdiri atas
  1. Zygomycotina
  2. Ascomycotina
  3. Basidiomycotina
  4. Deuteromycotina.
Zygomycotina memiliki ciri-ciri sbb:
  • Jamur multiseluler dengan hifa tak bersekat
  • Alat reproduksi seksual zigosporangium
  • Contoh: Rhizopus
Ascomycotina memiliki ciri-ciri sbb:
  • Terdiri dari hifa bersekat dan berinti banyak
  • Alat reproduksi seksual askus
  • Contoh: Saccharomyces cereviciae
Basidiomycotina memiliki ciri-ciri sbb:
  • Jamur multiseluler dengan hifa bersekat dan berinti
  • Alat reproduksi basidiospora
  • Contoh: jamur merang (Volvariella volcaveae)
Deuteromycotina
  • adalah kelompok jamur yang sudah diidentifikasi tetapi belum diketahui alat reproduksi seksualnya.
Peran fungi dalam kehidupan antara lain:
  1. Rhizopus oligsporus, berperan dalam pembuatan tempe
  2. Saccharomyces cereviciae, berperan sebagai ragi dalam pembuatan anggur dan roti.
  3. Neurospora sitophila, berperan dalam pembuatan oncom
  4. Penicillium notatum, sebagai penghasil antibiotika
  5. Aspergillus wentii, untuk membuat kecap
  6. Aspergillus oryzae, untuk membuat sake dan kecap
  7. Jamur merang (Volvariella volvaceae) dan jamur kuping (Auricularia polytricha), untuk dikonsumsi
4. KINGDOM PLANTAE
Plantae, terdiri atas
  1. Tumbuhan tingkat rendah (Thallophyta)
  2. Tubuhan tingkat tinggi ( Kormophyta ).
  • Thallophyta merupakan kelompok tumbuhan yang akar , batang dan daun belum jelas
  • Kormophyta merupakan kelompok tumbuhan yang akar , batang dan daun jelas
  1. Lumut (Bryophyta)
  2. Paku-pakuan (Pteridophyta)
  3. Tumbuhan berbiji (Spermatophyta).
Tumbuhan lumut memiliki ciri-ciri sbb:
  • Organisme fotoautotrof
  • Tidak memiliki akar, batang, dan daun sejati.
  • Tidak memiliki pembuluh angkut
  • Mengalami metagenesis dengan fase dominan gametofit
  • Lumut gametofit berbentuk lembaran (talus), sedangkan lumut sporofit berbentuk terompet memanjang atau kapsul panjang.
Tumbuhan paku memiliki ciri-ciri sbb:
  • Organisme fotoautotrof
  • Memiliki akar, batang, dan daun sejati
  • Memiliki pembuluh angkut
  • Mengalami metagenesis dengan fase dominan sporofit
Metagenesis Lumut dan Paku
 
Spermatophyta memiliki ciri-ciri sbb:
  • Organisme fotoautotrof
  • Memiliki akar, batang, dan daun sejati
  • Memiliki pembuluh angkut
  • Alat reproduksinya berupa biji
Spermatophyta, dapat dikelompokkan menjadi
  1. Tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae)
  2. Tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae).
Tumbuhan berbiji tertutup dapat dikelompokkan kembali menjadi
  1. Tumbuhan berkeping tunggal (Monocotyledonae)
  2. Tumbuhan berkeping ganda (Dicotyledonae).
KINGDOM ANIMALIA
Animalia, terdiri dari
  1. Hewan tidak bertulang belakang (Invertebrata)
  2. Hewan bertulang belakang (Vertebrata).
 
Daur hidup Obelia sp.
 
Daur hidup Aurelia sp.
 
 
Daur hidup Cacing Hati (Fasciola hepatica)
tica
 
1 : Myrasidium , 2 siput (Sporosis-Redia (2) – Cercaria) – Metacercaria keluar dari siput Lymnea berenang karena berekor ke rumput ( dimakan Ternak) jadi Dewasa
 
Daur hidup Cacing Pita (Taenia solium).
 
Vertebrata
Vertebrata terdiri atas 5 kelas yaitu
  1. ikan (pisces)
  2. katak (amphibia)
  3. kadal, ular , buaya , penyu (reptilia)
  4. burung (aves), )
  5. mammalia.
Pisces memiliki ciri-ciri sbb:
  • Berdarah dingin
  • Bernapas dengan insang
  • Sistem peredaran darah tunggal dan tertutup dengan jantung 2 bilik
  • Fertilisasi eksternal
  • Ovipar
Amphibia memiliki ciri-ciri sbb:
  • Berdarah dingin
  • Bernapas dengan insang, setelah dewasa bernapas dengan paru-paru
  • Sistem peredaran darah ganda dan tertutup dengan jantung 3 bilik
  • Fertilisasi eksternal
  • Ovipar
  • Mengalami metamorphosis
Reptilia memiliki ciri-ciri sbb:
  • Berdarah dingin
  • Bernapas dengan paru-paru
  • Sistem peredaran darah ganda dan tertutup dengan jantung 4 bilik
  • Fertilisasi internal
  • Umumnya ovipar, tapi ada juga yang ovovivipar
Aves memiliki ciri-ciri sbb:
  • Berdarah hangat
  • Bernapas dengan paru-paru, dibantu pundi-pundi udara
  • Sistem peredaran darah ganda dan tertutup dengan jantung 4 bilik
  • Fertilisasi internal
  • Ovipar
Mammalia memiliki ciri-ciri sbb:
  • Berdarah hangat
  • Bernapas dengan paru-paru
  • Sistem peredaran darah ganda dan tertutup dengan jantung 4 bilik
  • Fertilisasi internal
  • Vivipar
  • Menyusui anaknya
Virus
  • Virus dipertimbangkan sebagai bagian dari makhluk hidup karena virus hanya mampu bereproduksi jika berada di dalam sel inang.
Ciri-ciri virus:
  • Ultra Mikroskopis
  • Tubuh terdiri dari selubung protein
  • Hanya memiliki RNA atau DNA saja
  • Mampu bereproduksi hanya di dalam sel inang
  • Dapat dikristalkan
Virus umumnya bersifat merugikan terhadap kehidupan.
Beberapa penyakit yang disebabkan virus antara lain:
  • Polio, disebabkan Poliovirus
  • Cacar, disebabkan Measles virus
  • Hepatitis, disebabkan Hepatitis virus
  • Herpes, disebabkan Herpes simplex virus
  • Ebola, disebabkan Ebola virus
  • Influenza, disebabkan Influenza virus
  • AIDS, disebabkan virus HIV (Human immunodeficiency virus)
  • Flu burung, disebabkan virus H5N1
  • Rabies, disebabkan Rhabdovirus
  • Campak, disebabkan Mumps virus
Pencemaran Lingkungan
  • Polusi adalah masuknya polutan ke dalam lingkungan yang menyebabkan perubahan lingkungan yang tidak menguntungkan.
Contoh polutan dan akibatnya terhadap lingkungan:
  1. CO2 menyebabkan efek rumah kaca
  2. Oksida Nitrogen dan belerang menyebabkan hujan asam dan gangguan saluran pernapasan
  3. CO (Carbon MonoOksida) : Killing Gas .Afinitas terikat dengan Hb sangat tinggi
  4. CFC menyebabkan penipisan lapisan ozon
  5. Eutrofikasi adalah perombakan bahan organik yang menyebabkan habisnya persediaan oksigen dalam air dan terjadi penyuburan air. Eutrofikasi dapat disebabkan karena penumpukan sampah, bangkai hewan dan daun-daunan di dalam air.
SUKSESI
  • Suksesi merupakan proses perkembangan suatu komunitas melalui tahap-tahap yang dapat diprediksi.
  • Ada dua jenis suksesi, yaitu
  1. suksesi primer
  2. suksesi sekunder.
  • Suksesi primer adalah perubahan suatu ekosistem menjadi suatu ekosistem baru tanpa menyisakan komponen ekosistem awal.
  • Suksesi sekunder adalah pembentukan kembali suatu komunitas ke bentuk kondisi awal setelah sebelumya rusak.

sumber:
http://biologigonz.blogspot.com/2009/11/rangkuman-materi-klas-x.html

 5127  19  0  1
 

 

Ditulis Oleh : khairul anas ~ All- Round About Knowledge
  Sobat sedang membaca artikel tentang Rangkuman Materi Biologi Kelas X. Oleh Admin, Sobat diperbolehkan mengcopy paste atau menyebar-luaskan artikel ini, namun jangan lupa untuk meletakkan link dibawah ini sebagai sumbernya
<a

href=”http://khairul-anas.blogspot.com/2012/04/rangkuman-materi-biologi-kelas-x.html&#8221;
target=”_blank”>Rangkuman Materi Biologi Kelas X</a>

 

 

 

Read more: http://khairul-anas.blogspot.com/2012/04/rangkuman-materi-biologi-kelas-x.html#ixzz2cNmHxDW3

Mengingat Biologi mempelajari Mahkluk Hidup ,
Tentulah sifat sifat mahkluk hidup harus dipahami secarai detail keberadaannyaPemahaman secara detail mahkluk hidup adalah bukan menghafal ciri ciri yang ada secara membabi buta, tetapi memaknai secara mendasar apa itu mahkluk hidup. Makhluk hidup adalah disusun oleh unit tekecilnya berupa sel maka di sel itulah sebenarnya kehidupan terjadi, didalam sel itulah sistem terjadi. Dan dari sinilah harus dikuasai sepenuhnya bagaimana makna kehidupan dimulai.
 
Bagaimana sel itu mendapatkan makanan, yang kemudian dicerna , hasil cernaan itu kemudian untuk apa , zat yang tidak dicerna kemudian dibagaimanakan , setelah melakukan itu semua kemudian untuk tujuan apa ? dll
 
Dari pemahaman itu kemudian dikembangkan ke mahkluk hidup sel tunggal (unicellulair) so dikorelasikan dengan tubuh kita yang multicellulair terus bagaimana semua ini terjadi .
 
Kesimpulan dari hal diatas berarti semua yang dilakukan oleh kita berupa mencari material dari luar dengan suatu Koordinasi . yang kemudian masuk ke sistem Pencernaan , Respirasi , Ekskresi , Transportsi , Tumbuh dan Reproduksi adalah semua dikhususkan agar semua mencapai ke sasaran bagian terkecil tubuh kita adalah untuk Sel .
 
Jika anda memaknai makanan berupa protein sampai di lambung dicerna oleh enzim pepsin menjadi peptone belum berarti apa apa makanan itu sebelum makanan itu sampai di sel dengan berbagai cara. Artinya jangan hanya berhenti mengetahui enzim di lambung dicerna secara bagaimana saja tetapi kuasai hingga makanan itu bisa akhirnya di sel kemudian diapakan .
 
penulis
 
 
Kita awali materi dari Klas 1 ( + 10 soal )
 
1. Klasifikasi caranya dibagi 3 :
1.Alamiah didasarkan atas pengelompokan yang dilakukan oleh alam / habitat ,tumbuhan biji , perdu , semak , ( kecoa – burung merpati , ubur – hiu dll )
2. Buatan / Artifisial dibuat oleh manusia ( kecoa, belalang dalam kelompok insekta dll Jadi klasifikasi Buatan mendasarkan ke cirri tubuh: anatomi , reproduksi , fisiologis , cara reproduksi dll, sehingga menyederhanakan obyek studi .
3. Phillogenik ) : hubungan evolusi mis kera dan manusia
 
2. Urutan Takson PIKOFAGES / DIKOFAGES artinya semakin kea rah spesies maka- semakin banyak persamaan , sedikit perbedaan ,sedikit anggotanya dan sangat dekat hubungan kekerabatannya
 
3. Arti dua tumbuhan pada Sacaharum officinarum dg Sacharum spontaneum menunjukkan Genusnya sama species beda yaitu sama sama Genus Sacharum ini terjadi karena struktur GEN yang berbeda untuk m.h nya ( merah , pink , putih) ! perhatikan penulisan species
 
4. Keaneka Ragaman Mahkluk hidup ada 3
1 – Keaneka ragaman genetic : dikawinkan Fertil : kelapa apa saja namun jangan ikut kelapa sawit , mangga apa saja , pisang apa saja dll yang tidak bisa Jeruk /Ganggang apa saja ( keaneka ragaman ini disebut pula keaneka ragaman dalam satu species)
2 – Keaneka ragaman Species dikawinkan Steril : sapi , kerbau , anjing dll
3 – Keaneka ragaman Ekosistem : keaneka ragaman pada lingkungan nya :Gurun , Hutan Tropis , Taiga , Tundra , pantai dll
 
Hutan : , Kanopi . Liana , Tanaman hetrogen , Iklim mikro di dasar hutan dan makro di tajuk kanopi tumbuhan
Gurun : Xerophyt , interval suhu siang malam tinggi , evaporasi tinggi maka ….
Pantai berlumpur : Bakau / mangrove yang punya akar nafas ( Lumpur hasil dari penguraian sampah sehingga BOD ( Biological Oxygen Demand) naik , DO ( Desolve Oksigen) turun sehingga bakau menggunakan akar nafas)
Taiga : Konifer ( Tumbuhan berdaun jarum )
Tundra : Lichenes, ( padang es ), dll
 
5. Pelestarian Insitu Berarti : disitu , ditempat aslinya : Badak bercula satu diujung kulon sedang eksitu diluar habitatnya , bunga Raflesia di kebun raya bogor dll
 
6. Kingdom VirusReproduksi Virus : Lisis ( APEAL) dan Lisogenik ( virus menumpang hidup di sel inang membentuk profage , inang tetap hidup dan membelah namun suatu saat melisis juga )Reproduksi pada virus secara Lisogenik bisa berubah menjadi Litik ketika sel yang ada Profage tersebut lemah .
 
VIRUS PADA MAHKLUK HIDUP
  • Tumbuhan : Tungro ( padi kerdil) , CVPD ( jeruk ) , Mosaik ( TMV/tembakau )
  • Hewan : Rabies , Flu burung ( H5N1/Myxovirus ) FMD ( sapi )
  • Manusia : Demam berdarah ( Dengue) Polio , Cacar ,Hepatitis, Rabies, Trachoom, Campak , Herpes , Morbili , Kutil pada manusia pohon Dede , Gondong , Flu, Aids , Sars , Ebola dll
Ciri : dpt dikristalkan ( spt benda mati), DNA or RNA ( mampu reproduksi ) , Parasit obligat , hanya bisa dikultur / dikembang biakkan di jaringan m.h TIDAK bisa dikembangkan di media tumbuh agar agar dll
 
Pembunuh Virus ampuh yaitu INTERFERON
 
7. Kingdom Monera ( Bakteri dan Ganggang Biru )
Bakteri : Dinding sel ( Peptidoglikan ) , Prokaryotik ( inti tanpa selaput inti sehingga materi kromosom berada di siroplasma ) digolongkan Monera, bentuk cocus (bulat), basilus(batang), vibrio(koma), spirillium (spiral), mitocondria tidak diketemukan diganti mesosom , pembelahan secara Amitosis ( pembelahan biner)
  • Bergerak dengan flagel ( mi-li- am- per ) : Monotrik , Lopotrik, Ampitrik , Peritrik
  • Koloninya bisa Streptococus, Stapilococus , Sarkina , Diplococus , Diplobacillus etc .
  • Respirasi bisa aerob dan aerob serat fakultatif ataupun obligat ,
  • Cara mendapa makanan bisa autotrop maupun heterotrop ,
  • Ketahan terhadap suhu lingkungan Thermofil , Psikrofil , dengan
  • Cara reproduksi vegetatif amitosis maupun generatif dengan paraseksual ( konjugasi transduksi, transformasi )
Peran /guna bakteri untuk
  1. Fiksasi N2 / pengikat N2 ( Rhizobium , Azotobacter , Clostridium pasteurianum )
  2. Nitrifikasi ( NS dan NC membuat nitrit ( HNO2) dan NB membuat nitrat (HNO3) dengan mengoksidasi nitrit ( Nitrosococus , Nitrosocoocus, Nitrobacter ) bakteri ini aerob :perlu O2
  3. Teknik plasmid ( Rekombinan gen )
  4. Dalam bioteknologi
  • Yogurt ( Lactobacillus bulgaricus )
  • Bioinsektisida / BT ( Bacillus Thuringiensis )
  • Biometalurgi ( Thiobacilus ferooksidan) , SCP ( Methilophyllus )
  • Biogas methan ( Methanobacterium ) dll
Penyakit bakteriTiphes , Disentri , Sipilis, TBC , Pes, Dipteri , Radang paru (pneumonia), Tetanus , Kolera , Antraks, Gonoroe (menghafalkannya Disebutkan bakterinya : bakteri TBC)
 
8.Kingdom FungiJamur OZABD jamur ini mempunyai karakter :
  • Oomicotina ( jamur air : Phytoptora),
  • Zygomicotina (Rhizopus ) ,
  • Ascomicotina ( Ascus spt beruas ruas Penisillium dan Asergillus dan Sacharomyces
  • Basidiomycotina ( Basidium berpayung ) Volvariela volvacea , Auricularia dll
  • Deuteromicotina : Monilia sitophyla ( Oncom)
Dengan Prinsip Reproduksi dari Spora – Hifa – Micellium – Sporangium – Spora
Mendapatkan makanan makanan secara heterotrop menguraikannya secara eksternal dengan mengeluarkan enzim keluar / kesubstrat. Makanan kesel sudah sederhana.
Jamur Merugikan Aspergilus flavus racun aflatoxin , Pucinia ( Padi ) , Ustilago ( Gandum) , Phytoptora infestan (kentang ) Aspergilus fumigatus ( paru paru burung)
Jamur Menguntungkan : Rhizopus ( tempe ) , Aspergilus wentii ( kecap), Sacharomyces cerevisae (alcohol), Monilia sitophyla ( Oncom) Volvariela volvacea , Auricularia ( jamur berukuran besar dimakan Basidiokarpnya ( badan buah) ,Basidium penghasil Basidiosporanya
Lichenes ( simbiosis mutualisme jamur dan Ganggang ) : sebagai tumbuhan perintis
 
9. Kingdom Protista ( Ganggang dan Protozoa )
  • Ganggang hijau. keemasan,coklat dan merah ( Chloro, Crisso, Phaeo dan Rhodophyta ) dengan urutan pigmen chlorofil, karoten/xantofil dan fikoXantin dan FikoErythrin).
  • Adaptif terhadap air , Autotrop
  • Peran Spirulina (biru – SCP ) Anabaena (biru -fiksasi niyrogen) Chlorella (hijau SCP) Diatomae / Navicuka (keemasan –isolasi dinamit) Laminaria (coklat/pirang-mengandung asam alginate untuk tekstil, kapsul kosmotik ) Euchema spinosum , Glacilaria, Gelidium (EGG) (merah–agar agar)-dengan pasta dr telur,
Protozoa ( RSCM )
  1. Rhizopoda ( kaki semu / psudopoda ) : Amuba , Foraminifera (indicator minyak bumi )
  2. Sporozoa ( tanpa alat gerak ) : Plasmodium ( malaria ) dibawa nyamuk Anoples (STMGZOO)
  3. Ciliata ( Bulu getar /Cilia) : Paramaecium caudatum ( indicator air jernih )
  4. Mastigopora/Flagelata (Bulu cambuk) : Tripanosoma ( penyakit tidur ) Euglena (berklorofil)

 

 

10. Hewan ( Animalia ) : P C P N A M M A E C

  • P & C : Diploblastik , P : Triploblastik Acoelomata , N : Triploblastik Pseudocoelomata ,
  • A – C : Triploblastik Coelomata
  • P (CHD) : Calcarea , Hextinelida, Demospongia ( Ascon , Sycon , Leucon ) terdapat Sel koanosit (pencernaan ) Amubosit (mengedarkan makanan )
  • C (HAS) : Hidrozoa , Antozoa , Schipozoa ( Hydra , Lilia Laut , Ubur ubur )
  • P (CTT) : Cestoda , Trematoda , Turbelaria ( C. Pita , C Hati , C. Planaria )
  • N(OTAWA) : Oxyuris vermicularis , Trichinella, Ascaris lumbricoides, Wucheria, Ankilostoma duodenale ( C. Kremi , C. Otot , C . Perut , C. Filaria , C. tambang )
  • A (POH) : Polychaeta , Oligochaeta, Hirudinea ( C. wawo , C. Tanah , Lintah )
  • M (CGP) : Chepalopoda , Gastropoda , Pelecypoda (Cumi , gurita , Siput , Kerang)
  • A ( CAIM) : Crustacea , Aracnoida , Insekta dan Myriapoda ( kaki 5 – 4 – 3 – 2/1 Psg) ( Udang , Laba laba /Kalajengking , serangga, Kaki seribu / Kelabang )
  • E (OACEH) :Ophiuroidea , Asteroidea , Crinoidea , Echinoidea , Holothuroidea (Bintang Ular , Bintang Laut , Anemon , Bulu Babi , Teripang )
  • C (PARAM) : Pisces , Ampibia , Reptil , Aves , Mamalia ( ikan , katak , salamander , ular , buaya , unggas , menyusui )
  • Pisces ( Agnatha , Chondrictyes , Osteichtyes )
  • Ampibia ( Apoda, Anura , Urodella)
  • Reptil ( Squamata, Chelonia ,Crocodilia , Ophidia ) ,
  • Aves
  • Mamalia( Chiroptera, Marsupialia, Monotremata , Cetacea , Carnivore dll+)

 

 

11. Reproduksi Hewan

  1. Pada Platihelmintes – Cacing Pita : (Telur – Hexacant – Cisticercus – C dws Taenia Solium (babi ), T saginata (sapi) ,Echinococus granulosus (anjing) Masuk tubuh makan daging yangada Cisticerkus.
  2. Cacing Hati ( Fasciola hepatica ) : TuMiSiR Calon MC ( Telur –Mirasidium- Sporosis- Redia- Cercaria- MetaCercaria) mirasidium kesiput , keluar metacercaria lerumput – Ternak C, Dewasa – Manusia , Cacing hati Ikan Clonorsis sinensis
  3. Coelenterata : Zygot – Planula- Polip (skifistoma) – Efira – Medusa muda – Dewasa ( Ubur ubur ) Generasi generatif Medusa Dewasa karena menghasilkan zigot )
  4. Cacing Tambang ( Ankilostoma ) Telur – Larva Rhabditiform – Filariform – menembus kulit – pembuluh darah – hati- jantung – paru – mulut – kerongkongan – usus (anemia)
  5. Cacing Wucheria /filaria : Telur – larva microfilaria (nyamuk culex) – Elephantiasis (menyumbat kelenjar limfe , Limfe turun ke kaki jadi bengkak )
  6. Anelida : Cacing tanah : telur diletakkan di KLITELUM ruas yang menebal ,hermaprodit
  7. Arthropoda – Pada Arachnoida : Kelisera dimulut ( Racun) , Pedipalpus ( capit) memgang , memasukkan sperma Metamorfosis sempurna ( Holometabola ) : T-L-P-I : kupu , nyamuk , lalat Metamorfosis Hemimetabola tak sempurna : T-N-I: Belalang , kecoa,jangkrik
  8. Molluska ( CGP ) Chepalopoda ( kaki di kepala ): tanpa cangkang kec Nautilus Gastropoda ( kaki di perut ) cangkang satu : siput ( bekicot , Lymnea ) Pelecipoda ( kaki pipih ) cangkang sepasang ( Bivalvia) insang berlapis lapis (Lamelibranchiata) : kerang lapisan cangkang dari luar Periostrakum ( gelap / hijau ) , Prismatik dan nakreas (mengkilat ) – PPN . Mutiara buatan : batu kecil diletakan di antara Mantel dan Nakreas
  9. Echinodermata : OACEH yang bisa dimakan Holothuroidea : teripang semua bergerak dengan kaki ambulakral (diawali dari lubang madreporit – ke mulut melalui pembuluh)

 

 

12 PLANTAE

  • LUMUT (Bryophyta)
  • PAKU (Pterydophyta) dan
  • SPERMATOPHYTA ( Tumbuhan Biji )
  • LUMUT ( LG ) : diatas (Gametofit ) yang kromosomnya haploid ada alat kelamin anteridium ( jantan) dan arkegonium (betina)
Ciri Lumut :
  1. Gametofitnya :Tumbuhan lumut .
  2. Sporofitnya :Sporogonium
  3. Akar Rhizoid ,
  4. Non Tracheophyta belum punya Berkas pengangkut Xilem dan Floem
  5. Gametofit lebih lama hidupnya dibanding sporofitnya
  6. Sporogoniumnya : terdapat Seta (tangkai) , Apofisis (ujung tangkai yang melebar ) , kaliptra (tutup sporogonium)
  7. Klasifikasi
    1. Lumut Daun ( Musci) contoh Spagnum ( berumah satu)
    2. Lumut Hati ( hepaticae) contoh Marchantia polymorpha untuk penyembuh hepatitis dengan batabng tak namapak dibungkus daun
PAKU ( PS) : di bawah (sporofit ) 2n ada daun sporofil sporogonium – sporangiumCiri Paku :
  1. Gametofitnya : Protalium
  2. Sporofitnya : Tumbuhan Paku (Pterydophyta)
  3. Akar serabut
  4. Ujung daun muda menggulung
  5. Berkas pengangkut ada konsentris
  6. Daun berspora karena ada Sporogonium ( ada indusium , sporangium , annulus) pada daun sporofil di bagaina bawah
Klasifikasi Paku :
  1. Paku Homospora ( spora ukuran , bentuk dan jenis sama ) : paku kawat ( Licopodium )
  2. Paku Heterospor homospora ( spora ukuran , bentuk dan jenis beda : paku rane ( Selaginela) semanggi ( Marsilea crenata )
  3. Paku Peralihan (spora ukuran ,bentuk sama & jenis beda) Paku Ekor Kuda ( Equisetum debile)

 

 

Spermatophyta ( kormophyta Berbiji )

  1. Gymnospermae : Biji Terbuka : pembuahan tunggal , belum ada bunga namanya Strobilus Ex : Pinus, Melinko, Damar, Conifer , Gingko biloba, Pakis haji
  2. Angispermae ( Mono dan Dikotil) : pembuahan ganda , berbunga ( monokotil kelipatan 3 , dikotil kelipatan 5 ) , Pembuahan ganda IG 1 dengan Ovum jadi Zygot (2n), IG2 dengan IKLS jadi Endosperm ( 3n)

 

 

13. Lingkungan ( Ekologi )Polusi Udara :

  1. CO2 : Efek Rumah Kaca ( penghijauan )
  2. SO2 dan NOx : Hujan Asam ( diberi kapur )
  3. CFC : Berlubang Ozon ( Global Warning)
Polusi Air dan Tanah
  1. Sampah Organik : Biological Oxygen Demand naik , Desolve Oxygen turun
  2. Pupuk /Deterjen : Eutrofikasi ( Blooming eceng gondok ) : BOD naik , DO turun terjadi pula Pendangkalan
Polusi Suara : Suara diatas 80 dBSuksesi
  1. Suksesi Primer : Ada – hilang – Ada : ada lagi diawali dengan urutan vegetasi URUTAN proses Lichenes – lumut / paku – rumput – semak – perdu – pohon
  2. Suksesi sekunder : Ada – Rusak – Ada : hutan terbakar cirri Vegetasi sama dari sebelumnya
Rantai makanan
  • Nichia /Niche : Status Jabatan m.h (kompetisi terjadi jika , Tempat dan Niche sama)
  • Tingkat tropi I : Produsen ( fitoplankton , tumbuhan hijau )
  • Konsumen I : Herbivora ( Zooplankton , sapi )
  • Dasar piramida : Produsen
Rantai makanan dibagi menjasi 2 yaitu
  1. Rantai Perumput : dimulai dari Produsen
  2. Rantai Detritus : dimulai dari sissa m.h dimakan detritivor ( Cacing , Belatung )
  • Perpindahan energi pada rantai makanan : energi terkecil di Konsumen terakhir , karena terjadi pengurangan 90 % yang menjadi Egesta, ekresta, aktifitas , jadi yang untuk tuimbuh 10%
  • Insektisida ( DDT) yang bersifat Non Bio Degradable tercemar di perairan Kandungan DDT terbesar Konsumen terakhir
Hg tercemar di perariran Hg akan mengendap ke dasar sehingga kandungan terbesar di Kerang yang berupa kehidupan bentos . menyebabkan MinamataPredasi : Predator dengan yang dimangsaKomensalisme : Anggrek dan mangga , Liana ( rotan ) yang merambat dengan pohonBioGeoKimia : suatu siklus materi berupa unsur /senyawa kimia dari MH bio) kelingkungan ( geo) contoh siklus O2 CO2 pada respirasi dan fotosintesis , sikus Nitrogen dalam nitrifikasi, fiksasi dan penguraian sisa sisa oleh bakteri dllNOTE (PENJELASAN)
Keanekaragaman Hayati
  1. Keanekaragaman Gen, menunjukkan adanya variasi gen dalam satu spesies. Contoh: keanekaragaman gen pada spesies kucing; kucing anggora, kucing Inggris, dan kucing siam.
  2. Keanekaragaman Spesies, menunjukkan adanya variasi spesies dalam satu genus atau satu familia. Contoh: buah mangga, buah mangga, dan buah jambu.
  3. Keanekaragaman Ekosistem, menunjukkan adanya variasi antara ekosistem yang satu dengan ekosistem yang lain. Contoh: ekosistem terumbu karang, ekosistem sungai, dan ekosistem hutan.
Karakteristik flora Indonesia dapat dibedakan menjadi wilayah bagian Indonesia barat dan timur.
 
  • Sedangkan karakteristik fauna di Indonesia dapat dibagi menjadi 3 wilayah berdasarkan garis Wallace dan Weber.
  • Fauna tipe Asiatis, dengan ciri-ciri berbadan besar, banyak jenis kera, dan ikan air tawar. Contoh: gajah Sumatera, badak bercula satu, dan babi hutan.
  • Fauna tipe peralihan, dengan ciri-ciri merupakan perpaduan dari fauna tipe Asiatis dan Australis. Contoh: anoa, komodo, dan kuskus.
  • Fauna tipe Autralis, dengan ciri-ciri berbadan kecil dan banyak hewan marsupialia. Contoh: walabi, kanguru, dan burung pelikan Australia.
Binomial Nomenklatur
  • Binomial nomenklatur adalah suatu aturan penulisan nama spesies.
  • Contoh penulisan nama spesies yang tepat menurut binomial nomenklatur:Ornithorhynchus anatinus atau Ornithorhynchus anatinus.
  • Ornithorhynchus merupakan penunjuk genus
  • anatinus merupakan penunjuk spesies.
Klasifikasi Makhluk Hidup
  • Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah mempermudah mempelajari makhluk hidup.
Urutan takson dalam klasifikasi makhluk hidup:
  • Kingdom (Kerajaan)
  • Phylum (untuk hewan)/ Divisio (untuk tumbuhan)
  • Classis (Kelas)
  • Ordo (Bangsa) umumnya diakhiri dengan -ales pada tanaman
  • Familia (Suku)  umumnya diakhiri dengan – ceae pada tanaman
  • Genus (Marga)
  • Spesies (Jenis)
Sistem Klasifikasi Lima Kingdom Menurut Robert Whittaker
  1. Kinhdom Monera
  2. Kingdom Protista
  3. Kingdom Fungi
  4. Kingdom Plantae
  5. Kingdom Animalia
1. KINGDOM MONERAKingdom Monera, terdiri atas
  1. Bakteri : Archaebacteria dan Eubacteria
  2. Ganggang hijau-biru. ( Cyanobacteria / Cyanophyta) 
Bakteri memiliki ciri-ciri sbb:
  • Prokariotik
  • Dinding selnya mengandung peptidoglikan
  • Reproduksi dengan membelah diri (amitosis)
  • Memiliki plasmid
  • Mampu membentuk endospora jika kondisi lingkungan tidak baik
Ganggang hijau-biru memiliki ciri-ciri sbb:
  • Uniseluler dan multiseluler
  • Memiliki pigmen fikosianin
  • Memiliki klorofil
  • Habitat umumnya di perairan
Archaebacteria memiliki ciri-ciri sbb:
  • Prokariotik
  • Dinding selnya tersusun dari protein
  • Tidak mampu membentuk endospora
  • Mampu hidup di lingkungan ekstrim
Penyakit yang disebabkan oleh bakteri antara lain:
  1. Leptospirosis, disebabkan oleh Leptospira sp.
  2. Tetanus, disebabkan oleh Clostridium tetani
  3. TBC, disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis
  4. Lepra, disebabkan oleh Mycobacterium leprae
  5. Antaks pada sapi, disebabkan oleh Bacillus anthracis
  6. Difteri, disebabkan oleh Corynebacterium diphtheria
  7. Tifus, disebabkan oleh Rickettsiae prowazekii
Peran positif bakteri antara lain:
  1. Eschericia coli, berperan sebagai bakteri pembusuk sisa-sisa makanan di usus besar manusia.
  2. Acetobacter acetii, pembuatan asam cuka
  3. Acetobacter xylinum, pembuatan Nata de Coco
  4. Lactobacillus bulgaricus, pembuatan yoghurt
KINGDOM PROTISTA
Kingdom Protista terdiri atas
  1. Pprotista yang menyerupai jamur (Oomycota dan Myxomycota)
  2. Protista yang menyerupai hewan (Protozoa)
  3. Protista yang menyerupai tumbuhan (ganggang).
Protozoa, terdiri atas ciliata, rhizopoda, flagellata, dan sporozoa.
Ciliata (Ciliophora/Infusoria) memiliki ciri-ciri sbb:
  • Bergerak dengan menggunakan silia (rambut getar)
  • Habitat di lingkungan berair
  • Contoh: Paramecium sp.
Rhizopoda (Sarcodina) memiliki ciri-ciri sbb:
  • Bergerak dengan pseudopodia (kaki semu)
  • Mampu membentuk kista di kondisi lingkungan ekstrim
  • Habitat di tempat lembab dan lingkungan berair
  • Contoh: Amoeba sp.
Flagellata (Mastigophora) memiliki ciri-ciri sbb:
  • Bergerak dengan flagellum (bulu cambuk)
  • Contoh: Trypanosoma
Sporozoa (Apicomplexa) memiliki ciri-ciri sbb:
  • Berbentuk seperti spora
  • Tidak memiliki alat gerak
  • Hidup secara parasit pada hewan atau manusia
  • Contoh: Plasmodium vivax
Daur Hidup Plasmodium
 
GANGGANG /ALGAE
 
Ganggang terdiri atas
  1. Ganggang hijau (chlorophyta)
  2. Ganggang coklat (phaeophyta)
  3. Ganggang merah (rhodophyta)
  4. Ganggang keemasan (chrysophyta).
Chlorophyta memiliki ciri-ciri sbb:
  • Pigmen dominan klorofil, yaitu klorofil a dan b
  • Dinding sel mengandung selulosa
  • Cadangan makanan disimpan dalam bentuk amilum
  • Contoh: Spirogyra dan Ulva
Phaeophyta memiliki ciri-ciri sbb:
  • Pigmen dominan fukosantin
  • Dinding sel mengandung pektin dan algin
  • Cadangan makanan disimpan dalam bentuk laminarin
  • Contoh: Sargassum
Rhodophyta memiliki ciri-ciri sbb:
  • Pigmen dominan fikoeritrin
  • Dinding sel mengandung selulosa dan pektin
  • Cadangan makann berupa tepung florid
  • Contoh: Eucheuma spinosum
Chrysophyta memiliki ciri-ciri sbb:
  • Pigmen dominan santofil
  • Dinding sel mengandung hemiselulosa
  • Cadangan makann berupa leukosin
  • Contoh: Navicula
Peran ganggang dalam kehidupan adalah sbb:
  1. Chlorella, sebagai makanan bersuplemen
  2. Ganggang coklat, seperti Laminaria, sebagai pupuk dan makanan ternak.
  3. Ganggang merah, seperti Eucheuma dan Gelidium, sebagai bahan pembuat agar-agar
  4. Ganggang keemasan, misalnya diatom, sebagai bahan peledak.
3. KINGDOM FUNGI
Fungi, terdiri atas
  1. Zygomycotina
  2. Ascomycotina
  3. Basidiomycotina
  4. Deuteromycotina.
Zygomycotina memiliki ciri-ciri sbb:
  • Jamur multiseluler dengan hifa tak bersekat
  • Alat reproduksi seksual zigosporangium
  • Contoh: Rhizopus
Ascomycotina memiliki ciri-ciri sbb:
  • Terdiri dari hifa bersekat dan berinti banyak
  • Alat reproduksi seksual askus
  • Contoh: Saccharomyces cereviciae
Basidiomycotina memiliki ciri-ciri sbb:
  • Jamur multiseluler dengan hifa bersekat dan berinti
  • Alat reproduksi basidiospora
  • Contoh: jamur merang (Volvariella volcaveae)
Deuteromycotina
  • adalah kelompok jamur yang sudah diidentifikasi tetapi belum diketahui alat reproduksi seksualnya.
Peran fungi dalam kehidupan antara lain:
  1. Rhizopus oligsporus, berperan dalam pembuatan tempe
  2. Saccharomyces cereviciae, berperan sebagai ragi dalam pembuatan anggur dan roti.
  3. Neurospora sitophila, berperan dalam pembuatan oncom
  4. Penicillium notatum, sebagai penghasil antibiotika
  5. Aspergillus wentii, untuk membuat kecap
  6. Aspergillus oryzae, untuk membuat sake dan kecap
  7. Jamur merang (Volvariella volvaceae) dan jamur kuping (Auricularia polytricha), untuk dikonsumsi
4. KINGDOM PLANTAE
Plantae, terdiri atas
  1. Tumbuhan tingkat rendah (Thallophyta)
  2. Tubuhan tingkat tinggi ( Kormophyta ).
  • Thallophyta merupakan kelompok tumbuhan yang akar , batang dan daun belum jelas
  • Kormophyta merupakan kelompok tumbuhan yang akar , batang dan daun jelas
  1. Lumut (Bryophyta)
  2. Paku-pakuan (Pteridophyta)
  3. Tumbuhan berbiji (Spermatophyta).
Tumbuhan lumut memiliki ciri-ciri sbb:
  • Organisme fotoautotrof
  • Tidak memiliki akar, batang, dan daun sejati.
  • Tidak memiliki pembuluh angkut
  • Mengalami metagenesis dengan fase dominan gametofit
  • Lumut gametofit berbentuk lembaran (talus), sedangkan lumut sporofit berbentuk terompet memanjang atau kapsul panjang.
Tumbuhan paku memiliki ciri-ciri sbb:
  • Organisme fotoautotrof
  • Memiliki akar, batang, dan daun sejati
  • Memiliki pembuluh angkut
  • Mengalami metagenesis dengan fase dominan sporofit
Metagenesis Lumut dan Paku
 
Spermatophyta memiliki ciri-ciri sbb:
  • Organisme fotoautotrof
  • Memiliki akar, batang, dan daun sejati
  • Memiliki pembuluh angkut
  • Alat reproduksinya berupa biji
Spermatophyta, dapat dikelompokkan menjadi
  1. Tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae)
  2. Tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae).
Tumbuhan berbiji tertutup dapat dikelompokkan kembali menjadi
  1. Tumbuhan berkeping tunggal (Monocotyledonae)
  2. Tumbuhan berkeping ganda (Dicotyledonae).
KINGDOM ANIMALIA
Animalia, terdiri dari
  1. Hewan tidak bertulang belakang (Invertebrata)
  2. Hewan bertulang belakang (Vertebrata).
 
Daur hidup Obelia sp.
 
Daur hidup Aurelia sp.
 
 
Daur hidup Cacing Hati (Fasciola hepatica)
tica
 
1 : Myrasidium , 2 siput (Sporosis-Redia (2) – Cercaria) – Metacercaria keluar dari siput Lymnea berenang karena berekor ke rumput ( dimakan Ternak) jadi Dewasa
 
Daur hidup Cacing Pita (Taenia solium).
 
Vertebrata
Vertebrata terdiri atas 5 kelas yaitu
  1. ikan (pisces)
  2. katak (amphibia)
  3. kadal, ular , buaya , penyu (reptilia)
  4. burung (aves), )
  5. mammalia.
Pisces memiliki ciri-ciri sbb:
  • Berdarah dingin
  • Bernapas dengan insang
  • Sistem peredaran darah tunggal dan tertutup dengan jantung 2 bilik
  • Fertilisasi eksternal
  • Ovipar
Amphibia memiliki ciri-ciri sbb:
  • Berdarah dingin
  • Bernapas dengan insang, setelah dewasa bernapas dengan paru-paru
  • Sistem peredaran darah ganda dan tertutup dengan jantung 3 bilik
  • Fertilisasi eksternal
  • Ovipar
  • Mengalami metamorphosis
Reptilia memiliki ciri-ciri sbb:
  • Berdarah dingin
  • Bernapas dengan paru-paru
  • Sistem peredaran darah ganda dan tertutup dengan jantung 4 bilik
  • Fertilisasi internal
  • Umumnya ovipar, tapi ada juga yang ovovivipar
Aves memiliki ciri-ciri sbb:
  • Berdarah hangat
  • Bernapas dengan paru-paru, dibantu pundi-pundi udara
  • Sistem peredaran darah ganda dan tertutup dengan jantung 4 bilik
  • Fertilisasi internal
  • Ovipar
Mammalia memiliki ciri-ciri sbb:
  • Berdarah hangat
  • Bernapas dengan paru-paru
  • Sistem peredaran darah ganda dan tertutup dengan jantung 4 bilik
  • Fertilisasi internal
  • Vivipar
  • Menyusui anaknya
Virus
  • Virus dipertimbangkan sebagai bagian dari makhluk hidup karena virus hanya mampu bereproduksi jika berada di dalam sel inang.
Ciri-ciri virus:
  • Ultra Mikroskopis
  • Tubuh terdiri dari selubung protein
  • Hanya memiliki RNA atau DNA saja
  • Mampu bereproduksi hanya di dalam sel inang
  • Dapat dikristalkan
Virus umumnya bersifat merugikan terhadap kehidupan.
Beberapa penyakit yang disebabkan virus antara lain:
  • Polio, disebabkan Poliovirus
  • Cacar, disebabkan Measles virus
  • Hepatitis, disebabkan Hepatitis virus
  • Herpes, disebabkan Herpes simplex virus
  • Ebola, disebabkan Ebola virus
  • Influenza, disebabkan Influenza virus
  • AIDS, disebabkan virus HIV (Human immunodeficiency virus)
  • Flu burung, disebabkan virus H5N1
  • Rabies, disebabkan Rhabdovirus
  • Campak, disebabkan Mumps virus
Pencemaran Lingkungan
  • Polusi adalah masuknya polutan ke dalam lingkungan yang menyebabkan perubahan lingkungan yang tidak menguntungkan.
Contoh polutan dan akibatnya terhadap lingkungan:
  1. CO2 menyebabkan efek rumah kaca
  2. Oksida Nitrogen dan belerang menyebabkan hujan asam dan gangguan saluran pernapasan
  3. CO (Carbon MonoOksida) : Killing Gas .Afinitas terikat dengan Hb sangat tinggi
  4. CFC menyebabkan penipisan lapisan ozon
  5. Eutrofikasi adalah perombakan bahan organik yang menyebabkan habisnya persediaan oksigen dalam air dan terjadi penyuburan air. Eutrofikasi dapat disebabkan karena penumpukan sampah, bangkai hewan dan daun-daunan di dalam air.
SUKSESI
  • Suksesi merupakan proses perkembangan suatu komunitas melalui tahap-tahap yang dapat diprediksi.
  • Ada dua jenis suksesi, yaitu
  1. suksesi primer
  2. suksesi sekunder.
  • Suksesi primer adalah perubahan suatu ekosistem menjadi suatu ekosistem baru tanpa menyisakan komponen ekosistem awal.
  • Suksesi sekunder adalah pembentukan kembali suatu komunitas ke bentuk kondisi awal setelah sebelumya rusak.

sumber:
http://biologigonz.blogspot.com/2009/11/rangkuman-materi-klas-x.html

 5127  19  0  1
 

 

Ditulis Oleh : khairul anas ~ All- Round About Knowledge
  Sobat sedang membaca artikel tentang Rangkuman Materi Biologi Kelas X. Oleh Admin, Sobat diperbolehkan mengcopy paste atau menyebar-luaskan artikel ini, namun jangan lupa untuk meletakkan link dibawah ini sebagai sumbernya
<a

href=”http://khairul-anas.blogspot.com/2012/04/rangkuman-materi-biologi-kelas-x.html&#8221;
target=”_blank”>Rangkuman Materi Biologi Kelas X</a>

 

 

 

Read more: http://khairul-anas.blogspot.com/2012/04/rangkuman-materi-biologi-kelas-x.html#ixzz2cNmHxDW3

 

BIOLOGI Kelas XI SMA “SEL”

SEL

biologi sma selSel adalah bagian-bagian yang menyusun tubuh. Sel itu mempunyai komponen kimia yang pastinya penting-penting dan dibutuhin tubuh kita. Dalam tubuh kita ada banyak sekali sel.  Sel itu mempunyai tugas masing masing yang berbeda-beda. Semua sel dalam tubuh kita bekerja sama untuk membangun kualitas tubuh kita masing-masing.

Senyawa kimia penyusun sel disebut protoplasma.

Komponen-komponen yang menyusun sel antara lain air, elektrolit, protein, lemak dan karbohidrat.

Berikut adalah penjelasan dari komponen-komponen di atas.

1. Air

Air di dalam tubuh kira-kira terdapat dalam konsentrasi 70% – 85%.

Zat-zat atau vitamin-vitamin yang dapat melarutkan air diantaranya adalah vitamin B dan vitamin C.

2. Elektrolit

Elektrolit merupakan salah satu yang penting dalam sel karena memiliki beberapa unsure yang juga penting yaitu kalium, magnesium, fosfat, bikarbonat, natrium, klorida, dan kalsium.

3. Protein

Protein merupakan komponen kimia penyusun sel yang jumlahnya paling banyak. Protein juga tersusun dari beberapa unsure. Unsure-unsur tersebut adalah atom atom C,  H,  O,  dan  N. di dalam protein megandung sekumpulan asam amino.

1 gram protein = 4,1 kalori .

Zat-zat atau vitamin yang dapat melarutkan lemak diantaranya adalah vitamin A, D, E dan vitamin K.

4. Lemak

Lemak tersusun atas atom atom C,  H,  dan  O. di dalam lemak mengandung asam lemak dan gliserol.

1 gram lemak = 9,2 kalori

5. Karbohidrat

Karbohidrat tersusun atas atom atom C,  H,  dan O. jadi atom yang menyusun karbohidrat sama dengan atom yang menyusun lemak. Karbohidrat dibagi menjadi 3 macam :

a. Polisakarida = berfungsi sebagai sumber energy cadangan dan merupakan komponen penyusun permukaan luar membrane sel. Yang dimaksud polisakarida adalah tersusun atas banyak unit. Yang termasuk polisakarida yaitu diantaranya amilum dan selulosa.

b. Disakarida = yang termasuk disakarida diantaranya maltose dan sukrosa.

c. Monosakarida = yang termasuk dalam monosakari da diantaranya glukosa (terkandugn dalam tumbuh-tumbuhan), fruktosa (terkandung dalam buah-buahan), dan laktosa (terkandung di dalam susu).

  • Karbohidrat yang berikatan dengan protein dinamakan glikoprotein.
  • Karbohidrat yang berikatan dengan lemak dinamakan glikolipid.
  • Apabila dalam tubuh terdapat kelebihan karbohidrat maka kelebihan karbohidrat tersebut akan disimpan dalam otot yang dapat disebut juga gula otot atau glikogen.

Teori-Teori  tentang  Sel :

1.Robert Hooke

Ruangan kosong yang berdinding.

2.Schleiden Schwan

Makhluk hidup tersusun atas sel-sel ( unit struktur makhluk hidup)

3.Felix Dujardin

Bagian yang terkecil dari sel adalah cairan sel / isi sel.

4.Johanes Purkinje

Isi sel yang hidup dinamai protoplasma.

5.Max Shlutze

Protoplasma merupakan struktur dasar kehidupan.

6.Ruddf Virchow

Setiap sel berasal dari sel sebelumnya.

7.Strasburger

Inti sel yang berasal dari inti sebelumnya melalui pembelahan sel.

8.Bernard

Inti sel mengatur seluruh aktivitas sel.

Organela – organela Sel

1. Nucleus fungsi

– Mengorganisasikan gen saat terjadi pembelahan sel

–    Memproduksi mRNA untuk mengkodekan protein-    Sebagai tempat sintesis ribosom

–    Tempat terjadinya replikasi dan transkripsi dari DNA

–    Mengatur kapan dan dimana ekspresi gen harus dimulai, dijalankan dan diakhiri

2Nukleolus fungsi

–          Mensintesis berbagai macam molekul RNA yang digunakan dalam perakitan ribosom

–          Digunakan untuk sintesis protein

3Ribosom, fungsi

–       Tempat sintesis protein dari asam amino

4Reticulum Endoplasma, fungsi

–          Tempat perlekatan ribosom

–          Memperkaya senyawa protein hasil sintesis ribosom yang melekat di permukaan membrannya

–          Transport zat dalam sel menghubungkan nucleus dengan ruang sel

5Mitokondria, fungsi

–          Penghasil energy karena terlibat dalam proses respirasi sel

–          Pembangkit tenaga

6Lisosom, fungsi

–          Organ pencerna intraseluler

7Sentrosom/ Sentriol, fungsi

–          Memegang peranan penting dalam pembelahan sel

8Badan Golgi, fungsi

–          Ekskresi sel

–          Pembentukan dinding sel

–          Pembentukan lisosom

9Badan Mikro, fungsi

–          Sebagai proteksi sel terhadap sifat toksin yang tinggi dari oksigen

10Sitoskeleton, fungsi

–          Memberikan kekuatan mekanik pada sel

–          Menjaga kerangka sel

–          Membantu gerakan substansi satu bagian sel ke bagian yang lain

11Mikrotubulus, fungsi

–          Mengarahkan gerakan komponen-komponen sel

–          Mempertahankan bentuk sel

–          Membantu pembelahan sel secara mitosis

12Plastida, fungsi

–          Mensintesis lemak, protein dan pati

–          Menghasilkan warna sel tumbuhan

13Plasmodesmata, fungsi

–          Menjadi pintu masuk keluarnya zat

–          Meneruskan rangsang dari sel satu ke sel berikutnya

14Vakuola, fungsi

–          Memelihara tekanan osmotic sel

–          Penyimpanan hasil sintesa berupa glikogen, fenol

–          Mengadakan sirkulasi zat dalam sel

15Membran Sel, fungsi

–          Sebagai lalu lintas molekul dan ion secara dua arah

–          Menerima rangsang (pada hewan)

16Dinding Sel, fungsi

–          Sebagai pelindung berbagai komponen di dalam sel

–          Pemberi bentuk sel

–          Pemberi sokongan bagi tumbuhan berkayu maupun tidak berkayu

Penjelasan organela-organela sel :

  1. Nucleus

Nucleus itu punya diameter sekitar 5 mikrometer.

Yang membentuk inti sel ( nucleus ):

  1. Membrane inti
  2. Nukleoplasma
  3. Benang kromatin (gen)
  4. Nukleolus

Jadi bagian-bagian nucleus :

–  Membrane nucleus (karioteka) : Sebagai pembungkus dan pelindung nucleus

–  Matriks (nukleoplasma)

–  Anak nucleus (nukleoplasma)

Bagian ini untuk menyintesis RNA

Kromatin yang memendek atau menebal disebut kromosom

  1. Reticulum Endoplasma

Dibagi menjadi :

–  RE kasar

Bagian ini terdapat ribosom di dalamnya

–  RE halus

Kalau di bagian ini tidak terdapat ribosom di dalamnya

  1. Lisosom

Di dalam lisosom ini terdapat enzim yang disebut enzim lisosim.  Sel dapat mengalami autolysis atau disebut juga sel bunuh diri yaitu sel yang dapat hancur dengan sendirinya karena fungsi tertentu, contohnya cebong dan jari embrio . lisosom menghasilkan benang-benang pembelahan. Lisosom dihasilkan oleh badan golgi. Dalam suatu sel jika tidak terdapat lisosom fungsinya dapat digantikan oleh vakuola.

  1. Badan mikro

Badan mikro itu menghasilkan enzim yang bernama enzim katalase atau bias juga disebut enzim lactase yang dapat menawarkan hydrogen peroksida (racun).

Badan mikro dibagi menjadi :

  1. Peroksisom = fungsi metabolisme lemak menjadi karbohidrat, menawarkan racun.
  2. Glioksisom = terdapat enzim yang dapat mengubah lemak menjadi gula.
  1. Sitoskeleton

Merupakan rangka sel yang di dalamnya terdapat 3 elemen :

  1. Mikrotubula
  2. Mikrofilamen
  3. Filament antara
  4. Mikrotubulus

– Hubungan mikrotubulus dengan sentrosom yaitu sentrosom tersusun atau terbentuk atas beberapa mikrotubulus.

– sentrosom/sentriol terdapat pada sel tumbuhan

– mikrotubulus terdapat pada sel hewan.

  1. Plastida terdiri dari

1. Kloroplas (hijau) mengandung klorofil A berwarna hijau biru ,B berwarna hijau kuning ,C berwarna hijau coklat,D berwarna hijau merah.

2. Kromoplas terdiri dari karoten (jingga) pada wortel dan xantofil (kuning) pada mahkota bunga.

3. Leukoplas terdiri dari tdk berwarna a.amiloplas mengandung tepung b. elailoplas mengandung minyak, c. aleuroplas mengandung protein.

–  Struktur plastid terdiri dari stroma (terjadi reaksi gelap), grana (terjadi reaksi terang), tilakoid.

Elailoplas plastida yg tidak berwarna, berfungsi untuk menyimpan hasil fotosintesis (lemak. Tepung. Minyak, dll).

Plastida adalah suatu organel sel yang hanya terdapat pada sel tumbuhan.

  1. Plasmodesmata merupakan cairan yang menghubungkan antara sel yang satu dengan sel yang lainnya.

– Hanya terdapat di sel tumbuhan.

– Plasmodesmata adalah plasma yang terdapat pada noktah.

– Noktah adalah dinding sel yang tidak mengalami perubahan.

  1. Vakuola yang terdapat pada sel hewan

A. vakuola kontraktil (vakuola berdenyut) menjaga tekanan osmotic sitoplasma.

B. vakuola nonkontraktil (tdk berdenyut) mencerna makanan (vakuola makanan).

– Sel tumbuhan memiliki vakuola tengah berukuran besar dan dikelilingi oleh membrane tonoplas yang berfungsi membangun turgor (ketegangan) sel, mengandung pigmen antosianin, mengandung enzim hidrolitik yang dapat menjadi lisosom saat sel masih hidup, tempat penimbunan sisa metabolism, tempat penyimpanan cadangan makanan bagi sitoplasma.

– Alkaloid (bahan pemikat) tein daun the kafein kopi teobromin coklat nikotin ganja kokain koka.

– Vakuola hanya dimiliki hewan bersel satu (amoeba).

  1. Membrane sel terdiri dari :

– glikolipid

– glikoprotein

– polar

– fosfolipid

– protein integral

– protein perifer.

* Hidrofilik artinya mengikat air (polar dan protein perifer)

* Hidrofobik artinya tidak mengikat air/ menolak air (nonpolar dan protein integral) atau biasa disebut selektif permiabel.

  1. Kekutuban badan golgi

1. Kutub bawah (dekat dengn RE) disebut forming face (vesicular dan cysternae)

2. Kutub atas disebut maturing face ( vacuola).

– Komponen badan golgi antara lain cysternae,vesicular,vacuola.

-Vesicular berisi enzim.

-Cysternae disebut juga kantung berlapis2.

# Transport zat lewat membrane sel berlangsung melalui

1. Difusi dibagi menjadi difusi sederhana zat bergerak dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah.

2.Difusi terbantu (terfasilitasi) zat masuk dibawa oleh protein pembawa (carier).

3.Osmosis zat bergerak dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi degan melalui membrane selektif permiabel.

– Difusi dan osmosis disebut juga transport pasif.

4.Transport aktif zat masuk atau keluar dari sel dengan digerakkan ole energy ATP. 5.Endositosis dibagi fagositosis (zat padat) pinositosis (zat cair).

6.Eksositosis. Yang memengaruhi terjadinya difusi

a. konsentrasi zat

b. suhu.

* Osomosis terbagi menjadi 3 macam

a. plasmolisis adalah sel kekurangan cairan karena cairan sel keluar menuju lingkungann yang konsentrasinya tinggi.

b. Lisis adalah dinding sel atau membrane sel pecah akibat peristiwa plasmolisis.

c. Krenasi adalah sel mengkerut.

My Life

Menjadi seorang penulis novel atau novelist adalah hal yang tak pernah terpikirkan sebelumnya. Setelah menjadi seorang Wartawan Siswa SOLOPOS, saya ingin lebih mendalami dunia jurnalistik terlebih tulis-menulis selama SMA. Dunia menulis memang menyenangkan tak jarang orang-orang terdekat saya banyak meminjam dan memuji catatan study saya. Namun tak lepas dari cita-cita saya yang Insyaallah menjadi dokter muda berprestasi. Mendulang ilmu kedokteran di Harvard Medical School,Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat dengan meraih gelar cumlaude hingga summa cumlaude adalah cita-cita saya sejak kecil. Mungkin ini alasannya kenapa saya memilih jurusan Ilmu Alam di SMA. Bukan karena jurusan Ilmu Sosial yang tak bergengsi di bandingkan Ilmu Alam. Tercetak sebagai penulis best seller novel remaja juga menjadi harapan saya hingga kini. Dulu saya memang tak punya modal apa-apa untuk bisa dikenal banyak orang hingga seperti sekarang ini. Hingga suatu saat saya mendapat peringkat satu di SMP dari itu saya mulai bangkit dari keterpurukan saya selama ini. Mencari-cari informasi tentang beasiswa luar negeri, mencari-cari job kerja hingga mencari-cari kesalahan diri sendiri. Apakah ini yang dinamakan hidup ? Berputar dalam waktu mengejar deadline kehidupan. Beasiswa harus ada digenggaman saya kali ini, Man Jadda Wa Jadda terinspirasi dari novel karangan A.Fuadi saya mulai memutar balikan fakta kehidupan dalam diri saya. Seperti Cahirul Tanjung dalam biografinya  yang mempunyai bisnis disana-sini, menjadi sukses tak semudah membalikan telapak tangan. Seperti Habibie yang mempunyai IQ tinggi dan bisa mendulang ilmu di Jerman. Apakan saya mampu menjadi seperti mereka ? Tangan saya selalu menengadah ke hadapan Sang Maha Pencipta, agar saya mampu menghadapi segalah rintangan yang diberi olehNya. Inilah Seklumit kisah hidup saya yang kini sedang berusia 15 tahun 9 bulan….

Cara Mudah Memutihkan Wajah dengan Obat Tradisional

Tips Memutihkan Wajah, Asumsi mayoritas masyarakat Indonesia mengenai definisi “cantik” selalu dikaitan dengan kulit yang putih. Masyarakat Indonesia hidup pada iklim tropis dengan cukup sinar matahari sehingga mayoritas penduduknya memiliki kulit berwarna kecoklatan atau sering disebut sawo matang. mungkin anda juga ingin membaca cara memutihkan kulit . Ada yang bahagia dikaruniai kulit kecoklatan, namun ada pula yang berusaha mati-matian memutihkan kulit demi menunjang penampilan. Akibatnya banyak yang memilih jalan instan dengan menggunakan kosmetik-kosmetik pemutih wajah yang kini beredar luas di pasaran, menaburkan janji-janji manis mampu memutihkan kulit wajah dalam satu minggu pemakaian saja, bahkan ada yang hasilnya dapat dirasakan hanya dalam hitungan menit mampu memutihkan kulit wajah. 

Solusi bijaksana yang dapat dipilih sebagai usaha untuk memutihkan wajah adalah dengan cara yang alami, meski hasilnya tidak langsung dirasakan, tetapi cara alami ini cenderung menghasilkan kulit wajah yang putih, cerah, dan sehat. Keuntungan lainnya dari menggunakan cara alami adalah bahan-bahan yang digunakan cukup mudah didapatkan serta tidak memeras kantong Anda terlalu dalam alias murah meriah. Berikut ini beberapa cara alami guna memutihkan dan mencerahkan wajah Anda. Perawatan yang dilakukan untuk menghasilkan kulit wajah yang putih dan cerah dilakukan dari dalam dan perawatan dari luar.

Perawatan dari dalam – Perawatan dari dalam dilakukan dengan membiasakan gaya hidup sehat karena akan membantu proses pemutihan wajah secara optimal, beberapa hal yang wajib dilakukan antara lain: rajin mengkonsumsi sayur dan buah-buahan, hal ini akan membantu tubuh meregenerasi sel-sel kulit mati dan menggantikannya dengan yang baru, kandungan vitamin dalam sayur dan buah mampu meningkatkan asupan gizi yang dibutuhkan kulit sehingga kulit terasa segar, cerah, dan lebih putih. Biasakan diri minum air putih minimal 8 gelas perhari. Tubuh kita memerlukan banyak cairan untuk menjaga kelembaban kulit, kekurangan cairan akan menimbulkan masalah khususnya kulit akan menjadi tidak sehat dan terlihat kusam.

Perawatan dari luar – Perawatan dari luar dapat dilakukan dengan menggunakan bahan-bahan alami sebagai masker. Berikut ini bahan-bahan alami yang dapat dimanfaatkan sebagai masker untuk mencerahkan wajah agar terlihat lebih putih dan sehat.

  1. Kentang – Kentang mengandung vitamin C, B kompleks dan mineral yang dibutuhkan kulit wajah agar terlihat cerah. Cara penggunaannya adalah pilihlah kentang yang segar, kupas kulitnya kemudian dicuci hingga bersih. Potong menjadi beberapa bagian, selanjutnya dihaluskan. Kentang yang sudah halus dicampur dengan satu sendok teh madu, kemudian gunakan sebagai masker. Diamkan selama 15-20 menit kemudian bilas dengan air hingga bersih. Lakukan secara rutin, 2-3 kali dalam seminggu, dan wajah Anda akan terlihat lebih cerah, sehat, dan berseri.
  2. Paprika (merah/ hijau/ kuning) – Kandungan viamin C dalam paprika jauh lebih tinggi dari buah jeruk, vitamin C dibutuhkan untuk menjaga keremajaan kulit serta mencegah keriput dan kekeringan pada kulit. Selain vitamin C, kandungan vitamin A pada paprika berfungsi sebagai pencegah munculnya kanker pada kulit. Keutamaan yang dimiliki paprika dapat dimanfaatkan sebagai masker, cara penggunaanya paprika diblender sampai halus, kemudian gunakan sebagai masker, diamkan 15-20 menit, kemudian basuh dengan air hingga bersih. Lakukan perawatan masker paprika ini 2-3 kali dalam seminggu, maka kulit wajah akan lebih putih berseri.
  3. Pepaya – Sama seperti paprika, kandungan vitamin A, C, dan betakaroten tinggi pada pepaya dapat digunakan sebagai masker untuk mendapatkan wajah yang lebih putih, cerah dan sehat. Cara penggunaannya ambil beberapa sendok buah pepaya yang masak, kemudian oleskan pada wajah sebagai masker, diamkan selama 15-20 menit, kemudian bilas dengan air dingin. Melakukan perawatan dengan masker buah pepaya mampu meregenerasi sel kulit mati menjadi lebih putih, sehat, berseri.
  4. Beras – Beras dipercaya secara turun-menurun dapat digunakan sebagai bahan memutihkan kulit, kandungan vitamin E pada beras mampu mencegah kulit dari sengatan sinar matahari dan anti penuaan. Penggunaan beras sebagai masker dilakukan dengan langkah-langkah berikut ini: rendam segenggam beras dengan air semalaman, kemudian tiriskan hingga kering, setelah benar-benar kering beras tersebut diblender hingga menjadi tepung. Ambil dua sendok makan tepung beras dicampur satu sendok teh madu, kemudian gunakan sebagai masker, tunggu hingga 15-20 menit kemudian bilas dengan air bersih. Perawatan rutin ini dapat dilakukan 2-3 kali dalam seminggu. Secara perlahan kulit Anda akan terlihat lebih cerah, sehat, dan berseri.

Demikianlah beberapa tips untuk memutihkan wajah, lakukan perawatan di atas secara rutin dan dengan hati yang senang, manfaatnya akan terasa lebih sempurna jika dibandingkan menggunakan obat-obatan atau kosmetik berbahan kimia. Segala hal yang berasal dari alam akan mengasilkan sesuatu yang alami dan tanpa efek samping. Selamat mencoba, semoga membantu.

Jurusan Ilmu Alam meremehkan Ilmu Sosial Katanya ?

MASALAH (Jurusan IPA Meremehkan IPS) Indonesia (10/25)Gambar

 

KADANG-KADANG sesuatu hal yang paling sulit dilihat adalah sesuatu yang paling jelas (Edgar Allan Poe)

LALU, apa sih penyebab masalah (ilmu pengetahuan alam meremehkan ilmu pengetahuan sosial) Indonesia?

Sampai sekarang (2000, QZ), ilmu pengetahuan alam (IPA) dinyatakan lebih matang dibanding (ilmu) pengetahuan sosial (IPS). Akibatnya universitas, akademi, fakultas, jurusan, mahasiswa, siswa dan profesi berkaitan IPS dipandang remeh IPA. Mempelajari IPA lebih sulit karena (sistem) hitungan dan IPS lebih mudah karena (deskripsi) hapalan. Mereka yang memiliki dasar sekolah atau kuliah IPA relatif mudah berpindah ke bidang profesi IPS, tidak sebaliknya. Sebenarnya, banyak buku dan tulisan ilmuwan sangat jelas membahas hal ini. Ibarat gajah di pelupuk mata. Contoh:

UMUMNYA dan terutama dalam ilmu-ilmu eksakta dianggap bahwa ilmu pengetahuan disusun dan diatur sekitar hukum-hukum umum yang telah dibuktikan kebenarannya secara empiris (berdasarkan pengalaman). Menemukan hukum-hukum ilmiah inilah yang merupakan tujuan dari penelitian ilmiah. Kalau definisi yang tersebut di atas dipakai sebagai patokan, maka ilmu politik serta ilmu-ilmu sosial lainnya tidak atau belum memenuhi syarat, oleh karena sampai sekarang belum menemukan hukum- hukum ilmiah itu” (Meriam Budiarjo, 1982).

ILMU pengetahuan memiliki beberapa tahap perkembangannya yaitu tahap klasifikasi, lalu tahap komparasi dan kemudian tahap kuantifikasi. Tahap Kuantifikasi, yaitu tahap di mana ilmu pengetahuan tersebut dalam tahap memperhitungkan kematangannya. Dalam tahap ini sudah dapat diukur keberadaannya baik secara kuantitas maupun secara kualitas. Hanya saja ilmu-ilmu sosial umumnya terbelakang relatif dan sulit diukur dibanding dengan ilmu-ilmu eksakta, karena sampai saat ini baru sosiologi yang mengukuhkan keberadaannya ada tahap ini” (Inu Kencana Syafiie, 2005). Dan, banyak lagi.

Seharusnya pertama dan utama, para akademi (yang) mengaku intelektual dengan ciri kritis terhadap suatu masalah, menyelesaikan masalah dasar dan besar ini dahulu. Salah besar, jika mengetahui dasar syarat ilmu pengetahuan diragukan kebenarannya, tetapi terus digunakan sebagai dasar syarat membangun kebenaran-benaran lainnya (untuk belajar-mengajar dan meneliti-mengelola apa pun). Sebab, pastilah bangunan-bangunan kebenaran-kebenaran lainnya (hasil belajar-mengajar dan meneliti-mengelola apa pun) itu diragukan pula kebenarannya. Artinya, adalah tidak mungkin membenarkan sesuatu dengan sesuatu yang syaratnya tidak benar. Lebih parah lagi, padahal, masalah ini diketahui sudah lama.

Thomas S. Kuhn menulis buku The Structure of Scientific Revolutions di Palo Alto Center for Scholars, dikelilingi oleh para ilmuwan sosial, ketika ia mengamati bahwa mereka tidak pernah dalam perjanjian pada teori atau konsep. Ia menjelaskan bahwa ia menulis buku ini tepat untuk menunjukkan bahwa tidak ada, tidak akan ada apapun, paradigma dalam ilmu sosial”. (http://en.wikipedia.org/wiki/Paradigm).

Akhirnya, bagaimana mungkin (manusia) siapa pun yang terlibat proses meneliti, belajar, mengajar dan menggunakan ilmu pengetahuan sepanjang hidup dapat berpikir tenang, selama masalah dasar syarat ilmu pengetahuannya belum beres? Sebab, jika dasar syarat ilmu pengetahuan yang didapat dan diberikan saja kebenarannya meragukan, maka kredibilitas kemampuan, nilai, gelar (dan status) seseorang (dan organisasi) itu pun diragukan. Karena, intinya, sebenar atau setinggi apa pun nilai memuaskan didapat dari pendidikan dengan pelajaran bahan yang buruk atau salah, tetaplah buruk atau salah, (setelah mengetahui bagaimana kebenaran suatu hal itu) sebenarnya.

JADI, jelas penyebab masalah (IPA meremehkan IPS) Indonesia? Dan, tinggal terus belajar-mengajar dan meneliti-mengelola dengan (I)PS remeh atau memecahkan masalah syarat dasarnya agar setara IPA saja!

PARADIGMA (ilmu) sosial masih dalam tahap pre-paradigmatik, sebab pengetahuan mengenai manusia tidaklah semudah dalam ilmu alam (Thomas Samuel Kuhn)